Politeknik Negeri Madura (POLTERA) terus memperkuat kolaborasi dengan dunia industri dan pemerintah melalui Focus Group Discussion (FGD) Industrial Advisory Board (IAB) 2026, Selasa (13/10/2026).
Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia kerja, sekaligus membuka peluang pengembangan riset terapan dan inovasi yang dapat dimanfaatkan langsung oleh industri maupun masyarakat.
Melalui IAB 2026, POLTERA memperkuat jejaring yang melibatkan 58 mitra undangan, terdiri atas 42 industri strategis, 13 instansi pemerintah, serta 3 asosiasi dan mitra strategis nonpemerintah.
Direktur POLTERA, Laily Ulfiyah, membuka kegiatan yang dilanjutkan dengan diskusi antara masing-masing jurusan dan mitra industri. Pembahasan mencakup pengembangan kurikulum, peningkatan kompetensi lulusan, peluang magang, hingga kolaborasi penelitian dan pengembangan teknologi.
Salah satu inovasi yang menjadi perhatian adalah kerja sama POLTERA dengan PT Bambang Djaja dalam mengembangkan prototipe sistem pemantauan partial discharge pada transformator tenaga. Teknologi tersebut dirancang untuk membantu memantau kondisi peralatan listrik dan mendukung keandalan sistem tenaga, dengan target penyelesaian prototipe pada November 2026.
Selain itu, POLTERA turut mengembangkan inovasi teknologi maritim melalui kolaborasi mesin kapal listrik NAVINATA. Peluang kerja sama lainnya mencakup otomasi industri, energi alternatif, kesehatan dan keselamatan kerja, smart agrotechnology, serta pengembangan kemaritiman.
Melalui forum tersebut, POLTERA mendorong agar kolaborasi perguruan tinggi dan industri tidak berhenti pada penyelarasan kurikulum, tetapi juga menghasilkan penelitian dan teknologi yang relevan dengan ke






