Alih Kelola Jadi Momentum Transformasi, Kemdiktisaintek Dorong Universitas Bandung Perkuat Mutu dan Dampak Pendidikan Tinggi

Kabar

26 September 2026 | 13.45 WIB

Alih Kelola Jadi Momentum Transformasi, Kemdiktisaintek Dorong Universitas Bandung Perkuat Mutu dan Dampak Pendidikan Tinggi

Bandung—Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Badri Munir Sukoco mengajak para mahasiswa untuk berkontribusi aktif dalam penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kewirausahaan, serta memanfaatkan berbagai ruang kolaborasi riset yang tersedia. Hal ini dikatakan Sesjen Badri dalam Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Bandung Tahun Akademik 2026/2027, Sabtu (26/9).


“Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan artifisial, menjadi generasi yang tidak hanya menggunakan teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi berdasarkan teknologi tersebut, itu yang jauh dibutuhkan oleh Indonesia,” ujar Sesjen Badri.


Lebih lanjut dalam rangkaian  PKKMB bertema “Berakar pada Nilai, Bergerak untuk Perubahan”, juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) Alih Kelola Universitas Bandung kepada Yayasan Habibi Bina Cendekia, sebagai bagian dari upaya memperkuat keberlanjutan penyelenggaraan dan tata kelola pendidikan tinggi. 


Menanggapi serahterima tata kelola tersebut Sesjen Kemdiktisaintek menyampaikan, terdapat tiga hal yang perlu menjadi perhatian; Pertama, menjamin keberlanjutan layanan dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi, termasuk memastikan keberlanjutan pembelajaran serta perlindungan hak mahasiswa. Kedua, memperkuat tata kelola dan kualitas sumber daya manusia melalui tata kelola yang transparan dan akuntabel, peningkatan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan, serta sistem penjaminan mutu yang berkelanjutan.


Ketiga, Universitas Bandung didorong untuk memperkuat riset, dan memperluas kontribusi kepada masyarakat. Hal tersebut dapat dilakukan melalui pengembangan kemitraan dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan dunia industri agar riset yang dihasilkan perguruan tinggi semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.


“Alih kelola bukan sekadar perubahan administratif atau pergantian pengelola. Kami harap momentum ini membawa tanggung jawab untuk memastikan keberlanjutan pendidikan, meningkatkan mutu pembelajaran, dan memperkuat kontribusi pendidikan tinggi nasional,” pungkas Sesjen Badri.


Kemdiktisaintek terus mendukung perguruan tinggi untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan mutu pendidikan, mengembangkan riset, serta memperluas kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan arah pembangunan pendidikan tinggi dalam Rencana Strategis (Renstra) Kemdiktisaintek 2025–2029 yang menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan talenta unggul, serta penguatan riset dan inovasi sebagai bagian dari prioritas pendidikan tinggi nasional.


Humas

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi


#DiktisaintekBerdampak

#Pentingsaintek

#Kampusberdampak


/

5

Ulas Sekarang