Dari Proses Manual ke Mesin, Inovasi Polbeng Bantu Efisiensi Produksi Industri

Kampus Kita

02 Oktober 2026 | 18.00 WIB

Dari Proses Manual ke Mesin, Inovasi Polbeng Bantu Efisiensi Produksi Industri

PEKANBARU — Persoalan yang ditemui di dunia industri menjadi ruang bagi perguruan tinggi vokasi untuk menghadirkan solusi. Tim dosen Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) mengembangkan mesin pencacah kulit geronggang untuk membantu meningkatkan efisiensi proses produksi mitra industri.

Teknologi tepat guna (TTG) tersebut dikembangkan melalui kolaborasi dengan PT Arba Digital Global dan diserahkan kepada mitra dalam kegiatan diseminasi di Pekanbaru, Senin (28/9/2026).

Pengembangan mesin berangkat dari proses pencacahan kulit geronggang yang sebelumnya masih dilakukan secara manual. Cara tersebut membuat ukuran hasil cacahan belum seragam dan menyebabkan sebagian bahan terbuang selama proses produksi.

Menjawab kebutuhan tersebut, tim dosen yang terdiri dari Abdul Gafur dan Rahmat Fajrul mengembangkan mesin pencacah selama kurang lebih dua bulan. Proses pengembangan meliputi penelitian terhadap bentuk dan tingkat kekerasan mata pisau hingga penyesuaian mesh agar ukuran hasil cacahan lebih seragam sesuai kebutuhan produksi.

Ketua tim, Abdul Gafur, menjelaskan bahwa rancangan mesin dibuat berdasarkan kondisi yang ditemui langsung pada mitra

“Kami mencoba menghadirkan teknologi yang tidak hanya dapat mempercepat proses pencacahan, tetapi juga menghasilkan ukuran cacahan yang lebih seragam,” jelasnya.

Salah satu bagian penting dalam pengembangan mesin terletak pada desain mata pisau dan sistem penyaringan. Bentuk serta tingkat kekerasan mata pisau disesuaikan dengan karakteristik bahan, sedangkan penggunaan mesh memungkinkan hasil cacahan disaring berdasarkan ukuran yang dibutuhkan.

Dengan teknologi tersebut, proses produksi diharapkan menjadi lebih efektif sekaligus membantu mengurangi bahan yang terbuang.

Satu unit mesin kemudian diserahkan kepada PT Arba Digital Global untuk digunakan dalam proses produksi. Pengembangan teknologi ini turut didukung Jurusan dan Program Studi Teknik Mesin Polbeng melalui penyediaan peralatan dan perlengkapan produksi.

Kolaborasi tersebut menunjukkan bagaimana riset dan keahlian di perguruan tinggi vokasi dapat diterjemahkan menjadi teknologi yang menjawab kebutuhan nyata industri. Dari persoalan di lapangan, lahir inovasi yang dapat langsung digunakan untuk mendukung proses produksi yang lebih efektif dan efisien.

Polbeng

Politeknik Negeri Bengkalis

Polbeng Berdampak

/

5

Ulas Sekarang