Dirjen Dikti Tekankan Pentingnya Integritas dan Kontribusi Nyata pada Wisuda ke-98 UPN “Veteran” Jawa Timur

Kabar

25 April 2026 | 10.30 WIB

Dirjen Dikti Tekankan Pentingnya Integritas dan Kontribusi Nyata pada Wisuda ke-98 UPN “Veteran” Jawa Timur

Surabaya – Dalam lanskap dunia yang terus bergerak dan sarat tantangan seperti kiwari, perguruan tinggi dituntut melampaui fungsi akademiknya, dengan melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual. Tetapi juga berkarakter kuat, adaptif, serta mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat. Semangat itulah yang mengemuka dalam Wisuda ke-98 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur pada Sabtu (25/4).


Pada kesempatan kali ini sebanyak 568 wisudawan mengikuti prosesi wisuda. Mereka  terdiri dari 533 lulusan program Sarjana, 29 lulusan program Magister, dan 6 lulusan program Doktor. Momentum ini menjadi penanda penting bagi para lulusan untuk melangkah ke fase berikutnya dalam kehidupan, sekaligus mengemban peran baru sebagai insan terdidik yang siap berkontribusi bagi bangsa.


Dalam orasi ilmiahnya, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Khairul Munadi menegaskan bahwa pendidikan tinggi tidak boleh berhenti pada pencapaian akademik semata. Melainkan harus bertransformasi menjadi kekuatan yang memberi manfaat bagi kehidupan dan peradaban.


“Pendidikan tinggi tidak berhenti pada pencapaian akademik. Ia menemukan maknanya ketika ilmu itu menjelma menjadi peradaban nyata, dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Dirjen Khairul.


Ia menekankan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Menurutnya, para lulusan perguruan tinggi akan menghadapi dunia yang kompleks, dinamis, dan penuh tantangan yang membutuhkan solusi presisi dan instan. Karena itu, wisudawan tidak cukup hanya cakap secara intelektual, tetapi juga harus memiliki kapabilitas utuh, mulai dari kemampuan beradaptasi, berkolaborasi, hingga menyelesaikan persoalan secara kontekstual.


“Dunia tidak hanya membutuhkan lulusan yang cerdas, tetapi juga yang memiliki kapabilitas utuh, mampu beradaptasi dalam perubahan, berkolaborasi dalam keberagaman, serta menyelesaikan persoalan secara kontekstual. Hanya dengan cara itu para wisudawan menjadi bagian dari perubahan itu, dan relevan memajukan peradaban,” tuturnya.


Lebih lanjut ia menyoroti pentingnya integritas sebagai bagian dari nilai bela negara yang hadir dalam kehidupan sehari-hari. Bela negara, menurutnya, tidak semata hadir dalam konteks pertahanan dan kedaulatan, tetapi juga dalam keputusan-keputusan kecil yang mencerminkan kejujuran, tanggung jawab, dan keteguhan prinsip.


“Bela negara hadir ketika kita memilih jujur di tengah godaan manipulasi, ketika kita bertanggung jawab meskipun tidak diawasi, dan ketika kita tetap teguh meskipun dunia menawarkan jalan pintas,” ungkapnya.


Lebih lanjut dalam orasinya Dirjen Khairul Munadi juga menegaskan tiga peran strategis yang perlu dijalankan para lulusan perguruan tinggi. Yaitu menjadi pribadi berkarakter, pelaku karya nyata, dan insan yang terus memberi manfaat bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa keberhasilan sejati tidak diukur semata dari gelar atau jabatan, melainkan dari seberapa besar dampak yang dihadirkan bagi lingkungan sekitar.


“Jangan hanya menjadi sukses, tetapi jadilah bermakna. Jangan hanya menjadi pintar, tetapi jadilah bijaksana. Dan jangan hanya hidup untuk diri sendiri, tetapi hiduplah untuk memberi dampak bagi Indonesia,” pesannya.


Dalam kesempatan yang sama, Rektor UPN “ Veteran Jatim, Akhmad Fauzi, mendorong para lulusan untuk berani mengambil peran dalam menjawab tantangan zaman.


“Lulusan perguruan tinggi harus hadir sebagai bagian dari solusi. Teruslah belajar, beradaptasi, dan berkontribusi untuk kemajuan bangsa,” ujarnya.


Selain prosesi wisuda, acara ini juga menjadi momentum penting melalui Pengukuhan Guru Besar yang menegaskan komitmen UPN “Veteran” Jawa Timur dalam memperkuat ekosistem akademik, pengembangan ilmu pengetahuan, dan kontribusi perguruan tinggi bagi pembangunan nasional.


Melalui momentum ini, UPN “Veteran” Jawa Timur kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya mencetak lulusan unggul secara akademik, tetapi juga membentuk generasi yang berkarakter, berintegritas, dan siap memberi makna bagi bangsa dan negara.


Viva academica.


/

5

Ulas Sekarang