Jember – Tim dosen Jurusan Bahasa, Komunikasi, dan Pariwisata (BKP) Politeknik Negeri Jember (Polije) menggelar pelatihan English Grammar berbasis interactive learning bagi siswa Madrasah Aliyah (MA) Darul Kholili Jember. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat mandiri tahun 2026 yang bertujuan meningkatkan kompetensi bahasa Inggris sekaligus membangun kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi.
Pelatihan dipandu oleh lima dosen Jurusan BKP Polije, yaitu Cholimatus Zuhro, Agus Setia Budi, Nila Susanti, Suyik Binarkaheni, dan Asep Samsudin. Melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif, para dosen berupaya menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan menyenangkan sehingga siswa lebih mudah memahami tata bahasa Inggris sekaligus berani menggunakannya dalam komunikasi sehari-hari.
Ketua tim pengabdian, Cholimatus Zuhro, menjelaskan bahwa banyak siswa sebenarnya telah memiliki dasar kemampuan bahasa Inggris yang cukup baik. Namun, mereka masih enggan berbicara karena khawatir melakukan kesalahan dalam penggunaan grammar.
"Banyak siswa memiliki potensi yang baik, tetapi mereka masih takut berbicara karena khawatir salah menggunakan tata bahasa. Akibatnya, kemampuan komunikasi mereka belum berkembang secara optimal," ujarnya.
Untuk mengatasi kendala tersebut, tim dosen menerapkan metode interactive learning yang menempatkan siswa sebagai pusat proses pembelajaran. Materi disampaikan melalui diskusi kelompok, permainan edukatif, simulasi, dan kuis interaktif sehingga siswa dapat memahami konsep grammar secara lebih mudah sekaligus mempraktikkannya secara langsung.
"Melalui pendekatan interactive learning, kami ingin menghadirkan proses pembelajaran yang lebih aktif, menyenangkan, dan mampu mendorong siswa lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris," kata Cholimatus.
Selain memperkuat pemahaman tata bahasa, pelatihan ini juga dirancang untuk meningkatkan keberanian siswa dalam berkomunikasi. Pendekatan yang partisipatif diharapkan dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif sekaligus membangun rasa percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris.
"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa tentang grammar, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri mereka untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris di berbagai situasi," tambahnya.
Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, Politeknik Negeri Jember terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah diharapkan mampu memperkuat kompetensi generasi muda, khususnya dalam penguasaan bahasa Inggris sebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan dan dunia kerja di masa depan.







