Kehadiran Kemdiktisaintek dipimpin oleh Sekretaris Jenderal, Togar M. Simatupang, yang mewakili kementerian dalam agenda dialog dan pengawasan pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah di daerah. Kunker Reses ini dilaksanakan untuk memperkuat fungsi penyerapan aspirasi dan pengawasan Komisi X DPR RI, khususnya terkait implementasi kebijakan di bidang pendidikan, kebudayaan, riset dan inovasi, pemuda dan olahraga, perpustakaan, serta statistik. Pertemuan berlangsung bersama Bupati Banyuasin dan jajaran pemerintah daerah, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah (LLDikti) Wilayah II, perguruan tinggi, pemangku kepentingan pendidikan, tokoh budaya, organisasi kepemudaan, serta perwakilan lembaga riset dan statistik.
Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah kepada enam mahasiswa dari perguruan tinggi di wilayah Sumatra Selatan sebagai bentuk dukungan pemerintah untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Penyerahan simbolis dilakukan di hadapan Komisi X DPR RI dan jajaran pemerintah daerah.
Sesjen Kemdiktisaintek menyampaikan bahwa persoalan akses pendidikan masih menjadi tantangan utama secara nasional, termasuk di Banyuasin.
“Kita harus bersama-sama membangkitkan minat belajar generasi muda dan memastikan akses mereka ke pendidikan tinggi semakin terbuka,” ujar Sesjen Togar.
Sesjen Togar juga menekankan pentingnya kolaborasi strategis untuk peningkatan kualitas layanan pendidikan.
“Kami mendorong penguatan kerja sama antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan perguruan tinggi, termasuk kerja sama antara SMA/SMK dengan politeknik untuk pengembangan teaching factory, pembinaan guru, serta penyediaan fasilitas praktik yang relevan dengan kebutuhan industri dan potensi lokal,” jelas Sesjen Togar.
Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian menyampaikan apresiasi atas sambutan masyarakat Banyuasin sekaligus menegaskan komitmen untuk mengawal aspirasi daerah.
“Kami melihat potensi besar yang dimiliki Banyuasin, tetapi juga tantangan nyata yang membutuhkan dukungan kebijakan. Setiap masukan dari pemerintah daerah dan pemangku kepentingan akan kami bawa dalam penyempurnaan regulasi serta penguatan program pendidikan, vokasi, dan riset agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Hetifah.
Sementara itu, Bupati Banyuasin, Askolani menyampaikan harapan besar atas perhatian yang diberikan pemerintah pusat dan DPR RI.
“Dengan kondisi wilayah yang luas serta banyak daerah perairan yang sulit dijangkau, kami sangat membutuhkan dukungan pusat untuk pemerataan infrastruktur pendidikan, peningkatan layanan sekolah, dan pemenuhan tenaga pendidik agar Banyuasin dapat sejajar dengan daerah lain di Indonesia,” ungkap Bupati Askolani.
Selama Kunker, rombongan mengikuti sejumlah agenda seperti dialog dengan Pemerintah Kabupaten Banyuasin, pertemuan dengan LLDikti Wilayah II dan perguruan tinggi, kunjungan lapangan ke SMK Unggul Negeri 2 Banyuasin III untuk melihat kondisi sarana prasarana pendidikan, serta ramah tamah dengan Politeknik Negeri Sriwijaya untuk memperkuat pengembangan pendidikan vokasi. Pada kesempatan ramah tamah, penguatan komitmen tersebut juga diwujudkan melalui penandatanganan MoU antara Politeknik Negeri Sriwijaya dan SMK Unggul Negeri 2 Banyuasin III sebagai langkah konkret mendorong kolaborasi vokasi, pengembangan teaching factory, serta penyelarasan pendidikan menengah kejuruan dengan kebutuhan industri dan potensi daerah. Kegiatan interaktif ini menghasilkan sejumlah rekomendasi penting yang akan menjadi bahan tindak lanjut dalam perumusan kebijakan nasional.
Melalui partisipasi ini, Kemdiktisaintek menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ekosistem pendidikan tinggi berbasis riset dan inovasi, meningkatkan sinergi pemerintah pusat dan daerah, serta memastikan arah kebijakan pendidikan tinggi selaras dengan aspirasi masyarakat dan kebutuhan pembangunan nasional.
Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
#DiktisaintekBerdampak
#Pentingsaintek
#Kampusberdampak
#Kampustransformatif






