Kemdiktisaintek-University of Nottingham Inggris Jajaki Kolaborasi Riset dan Penguatan Talenta Global

Kabar

24 Juni 2026 | 21.15 WIB

Kemdiktisaintek-University of Nottingham Inggris Jajaki Kolaborasi Riset dan Penguatan Talenta Global

Jakarta–Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto mendorong penguatan kerja sama antara Indonesia dan University of Nottingham (UoN) dalam bidang  pendidikan tinggi, riset, sains, teknologi, serta pengembangan talenta global. Hal tersebut dibahas dalam audiensi delegasi UoN Inggris, UoN Malaysia, dan UoN Tiongkok di kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Rabu (24/6).


"Kami sangat mengapresiasi hubungan yang telah terjalin antara Indonesia dan Inggris, termasuk kolaborasi antarkampus di kedua negara. Kami berharap kerja sama ini terus berkembang melalui riset bersama, pertukaran profesor, serta pengembangan talenta yang mampu memberikan manfaat bagi kedua negara," ujar Menteri Brian.


Mendiktisaintek menyampaikan bahwa University of Nottingham selama ini menjadi salah satu perguruan tinggi tujuan favorit mahasiswa Indonesia, termasuk penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Kemdiktisaintek juga mengapresiasi kontribusi UoN dalam berbagai program kerja sama sebelumnya, antara lain program postdoctoral Indonesia serta partisipasi UoN Malaysia dalam Indonesia–United Kingdom Joint Working Group (JWG) pada November 2025.


Pada kesempatan tersebut, Mendiktisaintek mendorong penguatan kolaborasi antarkampus (university-to-university/U2U), khususnya melalui pengembangan riset bersama, mobilitas dosen dan peneliti, serta peningkatan jumlah mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi doktoral di UoN. Indonesia juga membuka peluang bagi akademisi UoN untuk melakukan penelitian di Indonesia yang memiliki beragam potensi riset, mulai dari sumber daya alam, transisi energi, hingga berbagai isu sosial yang relevan secara global.


“Saya berharap kita dapat menemukan bidang-bidang yang paling tepat untuk dikembangkan bersama, termasuk mempertemukan para profesor dan peneliti agar kolaborasi ini dapat terus berkembang,” ujar Menteri Brian.


Deputy Pro-Vice-Chancellor Research and Knowledge Exchange UoN Inggris, Sarah Metcalfe menyampaikan bahwa kerja sama Nottingham dengan Indonesia telah berkembang di berbagai bidang, mulai dari warisan budaya, kesehatan, pendidikan, kesejahteraan sosial, hingga lingkungan. Ke depan, UoN menawarkan penguatan kolaborasi pada sejumlah bidang unggulan, seperti energi rendah karbon, teknologi baterai, engineering biology, ketahanan pangan, manufaktur, serta pengembangan sumber daya manusia melalui program doktoral dan riset bersama.


“Hingga saat ini, peneliti University of Nottingham bersama mitra di Indonesia telah menghasilkan sekitar 500 publikasi bersama, terutama di bidang teknik, kedokteran, dan ilmu lingkungan. Kami berharap kolaborasi tersebut dapat terus berkembang melalui penelitian dan pengembangan talenta bersama,” ujar Sarah Metcalfe.


Sementara itu, Vice Provost for Research and Knowledge Exchange UoN Malaysia, Mohd. Shahir Liew, menyampaikan bahwa kampusnya telah menjalin berbagai kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi Indonesia serta menawarkan program pengembangan kapasitas dosen, beasiswa, dan kolaborasi riset. Dari UoN di Ningbo, Tiongkok, Vice Provost for Research and Knowledge Exchange, Alain Chong menjelaskan potensi kolaborasi pada bidang kecerdasan artifisial (AI), bioteknologi, manufaktur, kesehatan, serta pembinaan akademik bagi dosen muda Indonesia. 


Audiensi ini turut membahas peluang pengembangan program joint degree dan double degree yang melibatkan kampus UoN di Inggris, Malaysia, maupun Tiongkok. Skema tersebut dinilai dapat memperluas akses mahasiswa Indonesia terhadap pendidikan tinggi bertaraf internasional sekaligus memperkuat jejaring akademik global.


Melalui semangat Diktisaintek Berdampak, Kemdiktisaintek terus memperluas jejaring kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, memperkuat budaya riset, dan mengembangkan talenta Indonesia yang mampu berkontribusi dalam penyelesaian berbagai tantangan global melalui ilmu pengetahuan, sains, dan teknologi.


Humas

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi


#DiktisaintekBerdampak

#Pentingsaintek

#Kampusberdampak


/

5

Ulas Sekarang