Mahasiswa TV ISI Padangpanjang Raih 10 Karya Terbaik pada Program AKTIF EKRAF di Medan

Kampus Kita

18 April 2026 | 00.00 WIB

Mahasiswa TV ISI Padangpanjang Raih 10 Karya Terbaik pada Program AKTIF EKRAF di Medan

Medan, 18 April 2026 — Kabar membanggakan datang dari mahasiswa Program Studi Televisi dan Film Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang. Tim mahasiswa berhasil meraih prestasi dengan masuk dalam 10 karya terbaik pada kegiatan AKTIF (Akselerasi Kreatif) Subsektor Film: Bootcamp Distribusi dan Promosi Film yang diselenggarakan oleh Ekraf di Medan pada 16–18 April 2026.

Program ini merupakan ajang bergengsi yang bertujuan mendorong para kreator muda dalam memahami strategi distribusi, eksibisi, dan promosi film agar mampu bersaing di industri kreatif. Dari berbagai peserta yang mengikuti bootcamp tersebut, karya mahasiswa ISI Padangpanjang berhasil terpilih sebagai salah satu yang terbaik dan berkesempatan untuk didistribusikan serta dipromosikan lebih luas.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja kolaboratif tim produksi yang solid. Karya tersebut diproduksi oleh Wulanda Sania Putri, dkk, dengan Wulanda Sania Putri bertindak sebagai Producer sekaligus pimpinan produksi. Sementara itu, posisi sutradara dipegang oleh M. Zulfahmi Roihan, dan penulis naskah oleh Salsabilla Ayu Ningrum.

Wulanda Sania Putri menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam program ini memberikan pengalaman berharga, khususnya dalam memahami strategi distribusi dan promosi film yang selama ini menjadi tantangan bagi para kreator muda.

“Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya belajar bagaimana membuat film yang baik, tetapi juga bagaimana membawa karya tersebut agar bisa menjangkau audiens yang lebih luas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Televisi dan Film ISI Padangpanjang, Maisratun Najmi, M.Sn, memberikan apresiasi atas capaian mahasiswa tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini menunjukkan kualitas proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penciptaan karya, tetapi juga pada aspek hilirisasi dan distribusi karya.

“Prestasi ini menjadi indikator bahwa mahasiswa kita tidak hanya mampu menghasilkan karya yang baik secara artistik, tetapi juga memahami ekosistem industri, terutama dalam hal distribusi dan promosi film. Ini sejalan dengan arah pengembangan Prodi yang mendorong mahasiswa siap bersaing di industri kreatif,” ungkapnya.

Ia juga berharap capaian ini dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus aktif mengikuti program-program nasional yang dapat memperluas wawasan dan jejaring profesional.

Capaian ini diharapkan agar mahasiswa ISI Padangpanjang selalu mampu bersaing di tingkat nasional, sekaligus memperkuat posisi institusi dalam mendukung pengembangan industri kreatif, khususnya di subsektor film.

Ke depan, diharapkan prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan memanfaatkan peluang dalam berbagai program pengembangan kapasitas di bidang perfilman dan ekonomi kreatif.

/

5

Ulas Sekarang