Jakarta — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperkuat kapasitas organisasi melalui pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan kementerian. Pelantikan dipimpin oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, di kantor Kemdiktisaintek, Jumat (28/8).
Penguatan kepemimpinan ini diarahkan untuk mendukung pelaksanaan tugas Kemdiktisaintek, dalam membawa pendidikan tinggi Indonesia semakin relevan dengan kebutuhan bangsa, adaptif terhadap perubahan, dan memberikan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat.
Dua pejabat yang dilantik adalah:
- Badri Munir Sukoco, sebagai Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek
- Ineke Indraswati, sebagai Inspektur Jenderal Kemdiktisaintek.
Dalam sambutannya, Mendiktisaintek menyampaikan bahwa pelantikan memiliki arti penting, sebagai penyerahan amanah dan tanggung jawab untuk memastikan kementerian bekerja secara solid, profesional, dan berintegritas.
“Pelantikan ini adalah penyerahan amanah dan tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa kementerian bekerja semakin solid, profesional, dan berintegritas,” ujar Menteri Brian.
Menurut Menteri Brian, Kemdiktisaintek mengemban tanggung jawab besar, untuk membawa pendidikan tinggi Indonesia semakin relevan dengan kebutuhan bangsa, semakin adaptif menghadapi perubahan, dan semakin nyata manfaatnya bagi masyarakat.
Semangat tersebut diwujudkan melalui Diktisaintek Berdampak, yang menempatkan pendidikan tinggi tidak berhenti pada urusan administratif dan capaian akademik semata. Pendidikan tinggi diharapkan mampu menghadirkan solusi, menggerakkan kemajuan industri, memperkuat pembangunan daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Untuk mewujudkannya, kita membutuhkan tata kelola yang lincah, kolaboratif, transparan, dan berorientasi pada hasil,” kata Menteri Brian.
Dalam penguatan tata kelola tersebut, Sekretaris Jenderal memiliki peran sebagai penggerak dan penghubung seluruh unsur di lingkungan kementerian. Tugasnya mencakup penyelarasan program kerja, penyusunan perencanaan jangka panjang dan program prioritas, pengelolaan anggaran, pembinaan sumber daya manusia, koordinasi regulasi dan advokasi hukum, serta dukungan administratif kepada seluruh unit organisasi.
Menteri Brian berharap peran tersebut dapat memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarsatuan kerja, sehingga seluruh unit bergerak dalam arah yang sama, saling mendukung, dan bekerja berdasarkan prioritas yang jelas.
Di sisi lain, Inspektur Jenderal memegang peran penting dalam memastikan kebijakan dan program Kemdiktisaintek berjalan sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Pengawasan, menurut Menteri Brian, perlu dilakukan sejak awal untuk memetakan risiko, mencegah penyimpangan, memperbaiki sistem, serta memastikan setiap program berjalan tepat sasaran.
“Karena itu, Inspektorat Jenderal harus menjadi ujung tombak penguatan integritas, dan pencegahan korupsi serta penyalahgunaan wewenang,” tegas Mendiktisiantek.
Menteri Brian menekankan bahwa fungsi pengawasan tidak hanya berfokus pada menemukan kesalahan, tetapi juga memastikan adanya langkah perbaikan dan mendorong perbaikan berkelanjutan.
Penguatan fungsi kesekretariatan dan pengawasan tersebut menjadi bagian dari upaya Kemdiktisaintek, dalam membangun organisasi yang mampu mendukung pelaksanaan kebijakan secara efektif sekaligus menjaga akuntabilitasnya. Menurut Menteri Brian, sebesar apa pun program yang dijalankan, dampaknya tidak akan bertahan tanpa tata kelola yang baik dan kepercayaan publik yang kuat.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Brian juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Nur Syarifah yang sebelumnya telah mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas Inspektur Jenderal.
Kepada para pejabat yang baru dilantik, Menteri Brian berpesan agar jabatan dipandang sebagai bagian dari pengabdian sekaligus kesempatan untuk menghadirkan perubahan yang berarti.
“Bangunlah kerja sama yang kuat, dengarkan berbagai masukan, berani mengambil keputusan, dan selalu tempatkan kepentingan bangsa serta negara di atas kepentingan lainnya,” pesan Menteri Brian.
Melalui penguatan kepemimpinan dan tata kelola organisasi, Kemdiktisaintek terus mendorong terwujudnya pendidikan tinggi yang unggul, inklusif, adaptif, berintegritas, dan benar-benar berdampak bagi Indonesia.
Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
#DiktisaintekBerdampak
#PentingSaintek
#KampusBerdampak






