Perkuat Kemitraan Stategis Indonesia-Australia Kemdiktisaintek Dorong Riset Berdampak

Kabar

12 May 2026 | 13.45 WIB

Perkuat Kemitraan Stategis Indonesia-Australia Kemdiktisaintek Dorong Riset Berdampak

Jakarta-Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan menegaskan komitmennya dalam memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan Australia melalui pengembangan riset, dan penguatan ekosistem ilmu pengetahuan yang berdampak langsung bagi masyarakat kedua negara. Komitmen tersebut disampaikan dalam Simposium Manajemen Sains dan Inovasi yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari Indonesia dan Australia, Selasa (12/5).

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek (Dirjen Risbang), Fauzan Adziman menyampaikan apresiasi atas kolaborasi erat yang telah terjalin antara Indonesia dan Australia, termasuk dukungan dari Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO), Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT), Department of Industry, Science and Technology (DISR), serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

“Kemitraan penting antara Indonesia dan Australia, kedua raksasa regional ini unggul dalam menghadapi sifat perkembangan teknologi modern yang sangat disruptif, dan kami apresiasi kepada tim CSIRO dan DICER yang sudah hadir untuk berdiskusi tentang rencana ke depan antara Indonesia-Australia,” ujar Dirjen Risbang Fauzan.

Pertemuan ini dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama lintas lembaga menuju riset yang lebih transformatif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Kemdiktisaintek juga mengapresiasi peran BRIN sebagai tuan rumah sekaligus mitra strategis dalam membangun platform riset dan inovasi bersama. Kolaborasi yang semakin intensif antara kedua institusi diharapkan dapat memperkuat pertukaran akademik dan profesional, sekaligus memperluas ruang kerja sama antara peneliti, pemerintah, industri, dan komunitas di kedua negara. 

Simposium ini turut menyoroti pentingnya penguatan analisis ekonomi dan pengukuran dampak dalam program riset dan inovasi. pemahaman terhadap dampak riset menjadi kunci untuk mempercepat inovasi dan memastikan setiap program yang dijalankan mampu memberikan manfaat nyata serta berkelanjutan bagi masyarakat luas.

Selain itu, diskusi juga difokuskan pada tantangan masa depan di bidang sains, teknologi, dan inovasi, khususnya dalam menghadapi disrupsi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Pendekatan berbasis desain dinilai penting untuk mengantisipasi perubahan terhadap dunia kerja, kebutuhan keterampilan baru, hingga transformasi organisasi di era teknologi yang berkembang sangat cepat.

Dalam forum tersebut, Kemdiktisaintek juga menekankan pentingnya keterhubungan antara riset dan pendidikan untuk memperkuat inisiatif STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), serta kolaborasi multidisiplin melalui pendekatan SHARE (Social Humanities, Art, Religious Studies, and Economics).Pendekatan ini diharapkan dapat mendorong pengembangan inovasi yang tidak hanya unggul secara teknologi, tetapi juga inklusif secara sosial dan budaya.

Pemerintah tengah mendorong pengembangan program-program riset berorientasi misi untuk menjawab prioritas nasional. Sejumlah praktik baik dari Australia, seperti Program Green Steel Australia–India dan Future Feed, menjadi referensi penting dalam pengembangan hilirisasi riset dan inovasi di Indonesia. Selain itu, peluang perluasan program kolaborasi internasional seperti 2+2 juga terus dijajaki untuk memperkuat jejaring riset kawasan..

Kemdiktisaintek juga mengumumkan penyusunan Buku Peta Jalan dan Agenda Riset Strategis Nasional Edisi 2026 bersama BRIN yang saat ini telah memasuki tahap konsultasi publik. Dokumen strategis tersebut disusun untuk memastikan arah kebijakan, pendanaan, dan prioritas riset nasional berjalan selaras menuju kepentingan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui penguatan kolaborasi Indonesia–Australia, Kemdiktisaintek berharap kemitraan ini dapat melampaui keluaran akademik semata dan menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, industri, serta masa depan kedua negara.

Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Tek

#DiktisaintekBerdampak
#Pentingsaintek
#Kampusberdampak
#Kampustransformati


/

5

Ulas Sekarang