Jakarta - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menghadiri Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden RI, Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan, Senin (20/7). Sidang tersebut menjadi momentum evaluasi capaian pemerintahan sekaligus penegasan arah kebijakan strategis menuju Indonesia yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing.
Dalam taklimatnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) merupakan fondasi utama kemajuan bangsa. Presiden Prabowo menekankan bahwa masa depan Indonesia ditentukan oleh kualitas manusianya, sehingga peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, penguasaan sains, dan teknologi harus terus menjadi prioritas pembangunan nasional.
“Kita paham dan mengerti bahwa masa depan kita akan ditentukan oleh kualitas manusia kita, kualitas anak-anak kita, kualitas fisik, kesehatan. Karena itu gizi sangat penting, tapi juga kualitas pendidikan,” jelas Presiden Republik Indonesia.
Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa agenda pembangunan Indonesia selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), termasuk mewujudkan pendidikan berkualitas (Quality Education), penguatan industri, inovasi, dan infrastruktur sebagai penggerak daya saing nasional.
Dalam bidang pendidikan, Presiden Prabowo menyoroti berbagai upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat, antara lain melalui Program Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, serta berbagai program beasiswa yang membuka kesempatan bagi generasi muda untuk menempuh pendidikan tinggi.
Presiden Prabowo turut menegaskan pentingnya pengembangan talenta unggul melalui Sekolah Unggul Garuda. Program tersebut dirancang untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik berprestasi dari berbagai daerah, termasuk yang berasal dari keluarga kurang mampu, agar memperoleh pendidikan terbaik dan memiliki peluang melanjutkan studi di perguruan tinggi unggulan di dalam maupun luar negeri.
Arahan tersebut sejalan dengan komitmen Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi, sains, teknologi, dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.
Melalui penguatan akses pendidikan tinggi, pengembangan talenta unggul, serta peningkatan kualitas riset dan inovasi, Kemdiktisaintek terus mendukung terwujudnya sumber daya manusia unggul sebagai fondasi Indonesia Emas 2045.
Sumber Foto::BPMI
Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
#DiktisaintekBerdampak
#Pentingsaintek
#Kampusberdampak







