UNDIP Perkuat Kepemimpinan Kampus Berkelanjutan di Forum Internasional Workshop UI GreenMetric (IWGM) 2026 di Jerman

Kampus Kita

27 Agustus 2026 | 23.00 WIB

UNDIP Perkuat Kepemimpinan Kampus Berkelanjutan di Forum Internasional Workshop UI GreenMetric (IWGM) 2026 di Jerman

UNDIP, German (27/8) – Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali memperkuat kiprahnya dalam jejaring global perguruan tinggi berkelanjutan melalui partisipasinya pada The 12th International Workshop on UI GreenMetric Sustainable University Rankings (IWGM 2026) yang berlangsung pada 24–26 Agustus 2026 di Umwelt-Campus Birkenfeld, Rhineland-Pfalz, Jerman.

Dalam forum internasional yang mengangkat tema “Advancing Sustainable Campuses through Governance, Digitalization, and Integrated Performance” tersebut, UNDIP diwakili Prof. Dr. Hadiyanto, Direktur Reputasi, Kemitraan, dan Konektivitas Global UNDIP. Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi perguruan tinggi dari berbagai negara untuk berbagi pengalaman, inovasi, serta praktik terbaik dalam membangun kampus yang berkelanjutan melalui penguatan tata kelola, digitalisasi, dan pengukuran kinerja yang terintegrasi.

IWGM 2026 yang diselenggarakan oleh Umwelt-Campus Birkenfeld, Trier University of Applied Sciences, mempertemukan pimpinan perguruan tinggi, akademisi, praktisi, dan koordinator nasional dari berbagai negara yang tergabung dalam jaringan UI GreenMetric. Forum ini sekaligus menjadi sarana memperkuat kolaborasi internasional dan pertukaran pengetahuan mengenai pengembangan kampus berkelanjutan.

Sebagai Koordinator Nasional UI GreenMetric Network Indonesia, UNDIP mengambil peran aktif dalam forum tersebut. Prof. Hadiyanto menyampaikan perkembangan berbagai program dan kegiatan UI GreenMetric Network Indonesia selama satu tahun terakhir, sekaligus memaparkan arah dan rencana penguatan program jaringan untuk periode mendatang.

Kehadiran UNDIP sebagai Koordinator Nasional tidak hanya menunjukkan peran aktif universitas dalam pengembangan kampus berkelanjutan di tingkat nasional, tetapi juga memperlihatkan kontribusi Indonesia dalam membangun ekosistem perguruan tinggi berkelanjutan di tingkat global.

Tampilkan Inovasi Digital Kampus Berkelanjutan

Selain berperan dalam forum jaringan internasional, UNDIP juga mendapat kesempatan untuk mempresentasikan inovasi pengelolaan keberlanjutan kampus melalui makalah berjudul “UNDIP Green Monitoring System: An Integrated Digital Framework for Sustainable Campus Governance and Performance at Universitas Diponegoro.”

Makalah tersebut mengangkat pengembangan sistem monitoring hijau UNDIP yang memanfaatkan Internet of Things (IoT) dan teknologi digital untuk mendukung pengelolaan kampus berkelanjutan berbasis data.

Melalui pendekatan tersebut, UNDIP mengembangkan sistem pemantauan terhadap sejumlah indikator penting keberlanjutan kampus, antara lain kebutuhan dan penggunaan energi, jumlah kendaraan, serta jejak karbon (carbon footprint) di lingkungan kampus.

Pemanfaatan teknologi digital tersebut menjadi bagian dari upaya UNDIP untuk menggeser pengelolaan keberlanjutan dari pendekatan yang bersifat konvensional menuju data-driven sustainable campus governance. Data yang diperoleh melalui sistem monitoring diharapkan dapat mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat, terukur, dan berbasis bukti.

Inovasi ini juga sejalan dengan arah IWGM 2026 yang menempatkan governance and digitalization sebagai salah satu aspek penting dalam pengembangan universitas berkelanjutan. UI GreenMetric sendiri menilai keberlanjutan perguruan tinggi melalui sejumlah aspek, termasuk energi dan perubahan iklim, transportasi, pengelolaan air dan limbah, pendidikan dan riset, infrastruktur, serta tata kelola dan digitalisasi.

Delegasi UNDIP Dipercaya Pimpin Sesi Internasional

Peran UNDIP dalam IWGM 2026 semakin menonjol ketika delegasi UNDIP, Prof. Dr. Hadiyanto dipercaya menjadi chairman/session chair (moderator) pada sesi “Managing Governance and Digitalization.”

Kepercayaan tersebut menjadi salah satu bentuk pengakuan terhadap kapasitas UNDIP dalam pengembangan tata kelola kampus berkelanjutan dan transformasi digital. Dalam kapasitasnya sebagai session chair, Prof. Hadiyanto memimpin jalannya diskusi dan pertukaran gagasan antarpeserta mengenai bagaimana tata kelola dan digitalisasi dapat menjadi instrumen strategis dalam mempercepat transformasi kampus menuju institusi yang lebih berkelanjutan.

Peran tersebut juga memperluas ruang diplomasi akademik UNDIP dengan mempertemukan pengalaman dan praktik pengelolaan keberlanjutan dari berbagai perguruan tinggi di dunia.

UNDIP Konsisten di Papan Atas UI GreenMetric

Kiprah UNDIP dalam forum internasional tersebut semakin strategis seiring dengan capaian universitas dalam UI GreenMetric World University Rankings 2025. UNDIP berhasil menempati peringkat kedua nasional, peringkat keempat Asia, dan peringkat ke-23 dunia. Dalam pemeringkatan tersebut, UI GreenMetric mengevaluasi 1.745 perguruan tinggi dari 105 negara.

Capaian ini sekaligus memperlihatkan konsistensi UNDIP dalam memperkuat posisi sebagai salah satu perguruan tinggi terdepan di Indonesia dalam bidang keberlanjutan. Pada UI GreenMetric 2025, UNDIP juga memperoleh penghargaan nasional pada kategori Energi dan Perubahan Iklim, Transportasi, serta Pendidikan dan Riset.

Bagi UNDIP, capaian tersebut tidak semata-mata menjadi ukuran peringkat, tetapi menjadi bagian dari proses transformasi institusi menuju sustainable university yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, teknologi, tata kelola, pendidikan, penelitian, dan kemitraan.

Memperkuat Reputasi UNDIP di Tingkat Global

Partisipasi UNDIP dalam IWGM 2026 di Jerman sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat reputasi dan konektivitas global UNDIP. Melalui keterlibatan sebagai Koordinator Nasional UI GreenMetric Network Indonesia, penyampaian inovasi digital, serta kepercayaan untuk memimpin sesi internasional, UNDIP menunjukkan bahwa pengembangan kampus berkelanjutan tidak hanya dilakukan melalui pencapaian internal, tetapi juga melalui kontribusi aktif dalam jejaring global.

Ke depan, UNDIP berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi dan mitra internasional dalam pengembangan green campus, smart campus, digital governance, energy efficiency, low-carbon campus, serta sistem monitoring keberlanjutan yang terintegrasi.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi UNDIP untuk memastikan bahwa transformasi menuju universitas berkelanjutan tidak berhenti pada capaian ranking, tetapi diwujudkan melalui inovasi, kebijakan, pengukuran kinerja, dan praktik nyata yang memberikan dampak bagi sivitas akademika, masyarakat, serta lingkungan.

Dengan posisi peringkat kedua nasional dan ke-23 dunia pada UI GreenMetric 2025, UNDIP kini memiliki modal reputasi yang kuat untuk terus memperluas perannya dalam percaturan global keberlanjutan perguruan tinggi sekaligus mendorong perguruan tinggi Indonesia lainnya untuk bersama-sama memperkuat kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan. (Komunikasi Publik/ UNDIP/ Tim DRKKG)

DiktisaintekBerdampak

UNDIP

/

5

Ulas Sekarang