Wamendiktisaintek Fauzan Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Budaya Inovasi

Kabar

05 Agustus 2026 | 21.00 WIB

Wamendiktisaintek Fauzan Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Budaya Inovasi

Bukittinggi – Tantangan pendidikan tinggi saat ini tidak hanya terletak pada perluasan akses, melainkan juga memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Perguruan tinggi dituntut mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga keterampilan, daya saing, serta kemampuan menciptakan solusi bagi berbagai persoalan bangsa.


Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus mendorong transformasi pendidikan tinggi melalui penguatan tridarma yang berdampak, peningkatan kolaborasi dengan industri, serta pengembangan budaya inovasi di perguruan tinggi. Selain itu, perguruan tinggi harus berani melakukan terobosan akademik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.


Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Fauzan saat memberikan pembinaan kepada sivitas akademika Universitas Prima Nusantara Bukittinggi. Dalam kesempatan tersebut, Wamen Fauzan menegaskan bahwa perguruan tinggi harus mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat dan tidak terjebak pada pola pikir administratif semata.


Wamen Fauzan menambahkan ukuran keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga kemampuan perguruan tinggi dalam memastikan mahasiswa memiliki kompetensi yang dibutuhkan setelah lulus. Contohnya dari berbagai inovasi akademik yang pernah diterapkan untuk mempercepat masa studi mahasiswa sekaligus meningkatkan kesiapan kerja lulusan.


“Perguruan tinggi harus mampu memberikan kepastian dan harapan kepada mahasiswa. Perguruan tinggi tidak cukup hanya mengatakan semuanya tergantung mahasiswa, tetapi harus menyiapkan sistem yang membuat mahasiswa mampu lulus tepat waktu, mandiri, dan siap menghadapi dunia kerja,” ujar Wamen Fauzan.


Dalam paparannya, Wamendiktisaintek juga mendorong perguruan tinggi untuk memberikan ruang lebih luas bagi mahasiswa berprestasi melalui pengakuan terhadap capaian akademik maupun non akademik. Sebab, berbagai prestasi mahasiswa harus dihargai sebagai bagian dari proses pembelajaran yang dapat memperkuat kompetensi dan karakter mahasiswa.


Lebih lanjut, Wamen Fauzan menekankan pentingnya keberanian berinovasi di lingkungan perguruan tinggi dalam mengingatkan bahwa perguruan tinggi tidak boleh terjebak dari prosedur yang menghambat kreativitas dan kemajuan institusi. Selain itu, inovasi harus menjadi budaya yang terus tumbuh agar perguruan tinggi mampu menjawab perubahan yang berlangsung sangat cepat.


“Kalau ingin berinovasi, jangan hanya melihat aturan. Kalau hanya melihat aturan, kita tidak akan menemukan inovasi. Perguruan tinggi harus berani melompat lebih jauh untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” tegas Wamen Fauzan.


Kemdiktisaintek menegaskan bahwa perguruan tinggi harus membumi dan menjadi bagian dari masyarakat. Melalui tridarma yang berdampak, perguruan tinggi harus hadir untuk membantu menyelesaikan persoalan nyata di bidang pendidikan, pangan, energi, kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan perguruan tinggi dapat diukur dari tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran dan kontribusi perguruan tinggi.


Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Prima Nusantara Bukittinggi Evi Susanti  menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang memberikan penguatan dan inspirasi bagi sivitas akademika perguruan tinggi. Selain itu, arahan dari pemerintah menjadi energi penting untuk memperkuat semangat belajar dan berprestasi di lingkungan perguruan tinggi.


Menutup arahannya, Wamendiktisaintek  mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus menjaga semangat inovasi, memperkuat kolaborasi, serta memastikan setiap aktivitas tridarma memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Wamen Fauzan menegaskan bahwa perguruan tinggi yang mampu membangun kepercayaan dan menghadirkan dampak akan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaya saing global.


Humas

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi


#DiktisaintekBerdampak

#Kemdiktisaintek

#Kampusberdampak

#Kampustransformatif


/

5

Ulas Sekarang