Jakarta—Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mendorong penguatan komersialisasi riset melalui kemitraan internasional yang berkelanjutan, pengembangan talenta, serta keterlibatan industri. Upaya ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem riset agar hasil penelitian dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal ini ditegaskan oleh Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Fauzan Adziman dalam sambutan pembukaan KONEKSI–Australia Awards Indonesia (AAI) Research Commercialisation Post-Course Workshop di Kedutaan Besar Australia, Jakarta, Senin (26/10).
Dirjen Fauzan menekankan bahwa pengembangan ekosistem dan talenta riset merupakan fondasi penting untuk memperkuat kapasitas penelitian nasional. Menurutnya, riset perlu dipandang sebagai investasi jangka panjang yang tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga berkontribusi pada penyelesaian persoalan dan kebutuhan masyarakat.
Salah satu pendekatan yang terus dikembangkan Indonesia adalah challenge-led research. Pendekatan ini mendorong peneliti untuk menghubungkan risetnya dengan tantangan yang dihadapi masyarakat, industri, dan pemerintah daerah sehingga arah penelitian lebih relevan dengan kebutuhan nyata.
Dalam sambutannya, Dirjen Fauzan juga menyoroti pentingnya memperkuat proses penerjemahan hasil riset menjadi inovasi yang dapat dimanfaatkan. Pemahaman terhadap kebutuhan pengguna serta umpan balik dari masyarakat dan industri menjadi bagian penting dalam mendorong komersialisasi dan meningkatkan peluang pemanfaatan hasil penelitian.
Ia berharap agar kerja sama kemitraan Indonesia–Australia dibangun secara berkelanjutan, termasuk melalui pengembangan talenta dan perluasan interaksi antara peneliti dengan industri. Pengalaman Australia dalam mendorong pemanfaatan hasil penelitian juga menjadi pembelajaran bagi penguatan ekosistem riset Indonesia.
Kegiatan ini mempertemukan pembuat kebijakan, peneliti, dan praktisi inovasi Indonesia yang telah mengikuti Research Commercialisation Short Course. Agenda lokakarya mencakup refleksi pembelajaran program, pemaparan hasil riset, studi kasus model komersialisasi riset di Asia dan negara Barat, serta pembaruan perkembangan proyek para peserta.
Melalui acara ini, Kemdiktisaintek berharap kemitraan Indonesia–Australia dapat terus berkembang untuk memperkuat jalur komersialisasi riset, memperluas kolaborasi dengan industri, dan meningkatkan pemanfaatan inovasi bagi masyarakat.
Humas, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
#DiktisaintekBerdampak
#KONEKSI
#AustraliaAwardsIndonesia





