Lantik Rektor UHO, Mendiktisaintek: Riset Kampus Mesti Berbasis Potensi Daerah

News

20 Oktober 2026 | 13.15 WIB

Lantik Rektor UHO, Mendiktisaintek: Riset Kampus Mesti Berbasis Potensi Daerah

Jakarta—Perguruan tinggi perlu memastikan pendidikan dan riset memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk melalui pengembangan potensi daerah. Hal ini ditujukan agar riset dapat mendukung pembangunan daerah. Hal tersebut menjadi salah satu arahan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto dalam pelantikan Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2026–2030, Takdir Saili di kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Selasa (20/10).


Menurut Mendiktisaintek, UHO berperan strategis dalam mendukung kemajuan Sulawesi Tenggara dan kawasan timur Indonesia. Untuk itu, dosen dan mahasiswa perlu didorong agar lebih dekat dengan masyarakat melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah dan dunia usaha. Potensi lokal dapat menjadi sumber pembelajaran dan riset terapan yang menghasilkan solusi, membuka peluang kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Arahan tersebut sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak, yang mendorong perguruan tinggi untuk memberikan kontribusi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi salah satu langkah untuk menghubungkan keunggulan akademik dengan kebutuhan pembangunan daerah.


“Dorong potensi daerah menjadi sumber pembelajaran dan riset yang menghasilkan solusi, membuka peluang kerja, dan meningkatkan kesejahteraan. Inilah semangat Diktisaintek Berdampak: memastikan ilmu dan inovasi membawa manfaat yang dirasakan masyarakat,” tegas Menteri Brian.


Selain memperkuat kontribusi riset, Mendiktisaintek mengingatkan pentingnya membangun lingkungan kampus yang aman, terbuka, dan memberikan kesempatan bagi setiap mahasiswa untuk berkembang. Perguruan tinggi juga perlu membekali mahasiswa dengan kemampuan untuk terus beradaptasi dan bekerja sama agar siap menghadapi perubahan teknologi serta dinamika dunia kerja.


Mendiktisaintek menekankan bahwa kepemimpinan perguruan tinggi tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan institusi, tetapi juga tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan belajar yang ideal.


“Memimpin kampus adalah amanah untuk menjaga harapan banyak orang. Ada mahasiswa yang datang dengan cita-citanya, orang tua yang menitipkan masa depan anaknya, serta masyarakat yang menantikan manfaat ilmu pengetahuan,” ujar Menteri Brian.


Kepada Rektor UHO periode 2026–2030, Menteri Brian berpesan agar kepemimpinan dijalankan dengan integritas dan pendekatan yang merangkul seluruh sivitas akademika. Aspirasi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan perlu menjadi bagian dari upaya membangun universitas secara bersama-sama.


Melalui kepemimpinan baru ini, Universitas Halu Oleo diharapkan semakin memperkuat kualitas pendidikan, mengembangkan riset yang relevan dengan potensi Sulawesi Tenggara, serta memperluas kontribusi perguruan tinggi bagi pembangunan daerah dan Indonesia.


Humas

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi


#DiktisaintekBerdampak

#Pentingsaintek

#Kampusberdampak


/

5

Rate Now