Talenta Muda Mendunia, Beasiswa Garuda Kemdiktisaintek Dukung Potensi Clarissa di UC San Diego

News

29 September 2026 | 16.15 WIB

Talenta Muda Mendunia, Beasiswa Garuda Kemdiktisaintek Dukung Potensi Clarissa di UC San Diego

Jakarta—Kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dunia, dapat menjadi ruang bagi talenta muda Indonesia untuk mengembangkan potensi, memperluas pengalaman, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan global. Salah satu penerima Beasiswa Garuda Kemdiktisaintek Batch 1 tahun 2025, Clarissa Aurelia Nahid Saputra memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melanjutkan pendidikan di University of California San Diego (UC San Diego), Amerika Serikat.


Kesempatan belajar di UC San Diego juga dimanfaatkan Clarissa untuk mengembangkan minatnya di luar kegiatan akademik. Pada tahun pertamanya, Clarissa bersama rekan-rekannya mengembangkan Clean AI Labs (tryclean.ai), sebuah startup B2B yang membantu perusahaan menemukan calon pembeli berdasarkan data riil dari aktivitas bisnis, seperti pengiriman, perizinan, dan pergantian pemasok. Startup tersebut memperoleh pendanaan US$50.000 dari Jackson Square Ventures dan US$500.000 dari Y Combinator. 


Sebelum memilih UC San Diego, Clarissa berhasil memperoleh Letter of Acceptance(LoA) dari 14 perguruan tinggi di luar negeri. Sejumlah perguruan tinggi yang menerimanya antara lain National University of Singapore (NUS), Nanyang Technological University (NTU), University of Illinois Urbana-Champaign (UIUC), UC San Diego, UC Davis, University of Edinburgh, dan King's College London.


Dari berbagai pilihan tersebut, Clarissa memilih UC San Diego karena mempertimbangkan kesesuaian dengan minat dan tujuan studinya. Sebelumnya, Clarissa juga aktif berorganisasi dan mengikuti perlombaan hingga meraih honorable mention di International Physics Olympiad (IPhO) dan Asian Physics Olympiad (APhO).


“Sebelumnya, saya telah memetakan tujuan pendidikan sejak duduk di bangku SMANU M. H. Thamrin melalui berbagai kegiatan pengembangan diri, termasuk mengikuti International Physics Olympiad dan menjadi wakil ketua OSIS,” ujar Clarissa melalui pesan instan, Selasa (29/9).


Perjalanan tersebut kemudian dilanjutkan dengan dukungan Beasiswa Garuda yang memungkinkan Clarissa menempuh pendidikan di UC San Diego. Clarissa pertama kali mengetahui program tersebut melalui partisipasinya dalam program persiapan Beasiswa Indonesia Maju.


“Saya pertama mengetahui tentang Beasiswa Garuda karena partisipasi saya di program persiapan Beasiswa Indonesia Maju. Saya ingat, saya diberitahu bahwa saya diterima Beasiswa Garuda dalam waktu yang berdekatan dengan saat saya diterima beasiswa lain. Pada akhirnya, saya memilih (Beasiswa) Garuda karena memberikan kesempatan untuk belajar di Amerika Serikat, persisnya di UC San Diego,” ungkap Clarissa.


Selama menjadi penerima Beasiswa Garuda, Clarissa memperoleh berbagai dukungan dalam menjalani perjalanan studinya, termasuk dalam mempersiapkan keberangkatan ke Amerika Serikat. Menurut Clarissa, tim Beasiswa Garuda cukup proaktif dalam mendukung proses administratif seperti pembuatan dokumen resmi, dan menghubungkan awardee dengan kedutaan besar setempat.


Kembangkan Potensi


Setelah menjalani tahun pertama perkuliahan di Amerika Serikat, Clarissa memaknai Beasiswa Garuda tidak hanya sebagai dukungan untuk melanjutkan pendidikan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk berkembang, bertemu dengan talenta muda lainnya, serta membangun lingkungan yang saling mendukung.


“Menurut saya, Beasiswa Garuda tidak hanya membantu saya secara finansial namun juga secara sosial. Lewat beasiswa ini, saya bisa ketemu teman-teman yang sangat ambisius, dan saya sangat senang berbicara dengan mereka tentang hal-hal yang sedang terjadi di Indonesia maupun dunia global. Teman-teman saya di UC San Diego sering berkumpul dan membantu sesama,” tutur Clarissa.


Clarissa juga merasa berkembang baik secara akademik maupun personal. Pengalaman riset robotika, mengikuti hackathon, serta berinteraksi dengan lingkungan akademik di Amerika Serikat turut memperluas wawasan dan membangun kepercayaan dirinya.


Setelah menjalani tahun pertama perkuliahan, Clarissa juga telah menyiapkan sejumlah rencana untuk melanjutkan pengembangan dirinya. Ia ingin mengembangkan teknologi yang dibangunnya agar dapat memberikan dampak lebih luas, sekaligus memperdalam bidang robotika dan AI hardware.


Clarissa juga menyampaikan pesan kepada teman-teman seusianya maupun pelajar yang sedang mempersiapkan diri mendapatkan Beasiswa Garuda dan melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Bagi Clarissa, kesempatan pendidikan perlu disyukuri sekaligus dimanfaatkan untuk terus berkembang dan memberi kepada sesama.


“Bagi sebagian orang, kesempatan untuk mengenyam pendidikan mungkin terasa seperti hal yang biasa. Namun, kita perlu ingat bahwa masih banyak saudara kita yang bahkan belum sempat memikirkan hal ini, karena mereka masih harus berjuang dari nol untuk sampai ke titik yang sama. Karena itu, mari selalu bersyukur atas apa yang kita miliki, juga atas setiap proses yang telah kita lalui. Semua langkah, termasuk kegagalan, adalah bagian dari perjalanan yang membentuk diri kita. Jangan lupa untuk terus menjadi pribadi yang introspektif dan peduli sekitar. Semangat untuk teman-teman yang sedang berjuang meraih Beasiswa Garuda! Ingat, dunia sangatlah besar, banyak sekali yang bisa dipelajari,” pesan Clarissa.


Beasiswa Garuda merupakan program beasiswa bergelar yang bertujuan memberikan akses dan peluang berprestasi seluas-luasnya kepada putra-putri Indonesia, terutama yang berasal dari latar belakang yang belum terepresentasikan. Program ini merupakan bagian dari ekosistem SMA Unggul Garuda yang dirancang sebagai bagian dari upaya pengembangan ekosistem sains dan teknologi Indonesia.


Humas

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi


#DiktisaintekBerdampak

#Pentingsaintek

#Kampusberdampak


/

5

Rate Now