Dosen Politani Samarinda Raih Rekognisi Internasional sebagai Peer Reviewer Jurnal Bereputasi Q1

Cerita Kita

27 Juli 2026 | 12.00 WIB

Dosen Politani Samarinda Raih Rekognisi Internasional sebagai Peer Reviewer Jurnal Bereputasi Q1

Samarinda – Komitmen Politeknik Pertanian Negeri Samarinda (Politani Samarinda) dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, riset, dan rekognisi internasional kembali membuahkan hasil. Salah satu dosen terbaiknya, Haryatie Sarie, S.P., M.P., dipercaya menjadi peer reviewer (mitra bestari) pada sejumlah jurnal ilmiah internasional bereputasi, termasuk Frontiers in Plant Science, jurnal bereputasi Quartile 1 (Q1) yang terindeks Web of Science Science Citation Index Expanded (SCIE).

Penunjukan tersebut menjadi bentuk pengakuan internasional atas kompetensi dan rekam jejak akademik Haryatie Sarie di bidang nutrisi tanaman (plant nutrition), kesuburan tanah (soil fertility), serta pengembangan teknologi pupuk nano (nano-fertilizer technology) sebagai inovasi untuk meningkatkan efisiensi pemupukan dan produktivitas pertanian berkelanjutan.

Kepercayaan sebagai peer reviewer diberikan kepada akademisi yang memiliki kompetensi ilmiah, pengalaman penelitian, serta publikasi yang diakui oleh komunitas akademik internasional. Dalam perannya, Haryatie Sarie bertugas melakukan evaluasi ilmiah secara objektif terhadap naskah penelitian dari berbagai negara guna memastikan kualitas metodologi, validitas data, kebaruan penelitian, serta kontribusi ilmiah sebelum artikel dipublikasikan.

Keterlibatan dalam proses telaah sejawat tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga integritas publikasi ilmiah internasional sekaligus menunjukkan kontribusi nyata akademisi Indonesia dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat global.

Capaian ini menjadi bukti bahwa dosen Politani Samarinda memiliki kapasitas akademik yang mampu bersaing dan dipercaya dalam ekosistem publikasi ilmiah internasional. Pengakuan tersebut sekaligus memperkuat posisi Politani Samarinda sebagai perguruan tinggi vokasi yang konsisten mendorong budaya riset, inovasi, dan kolaborasi global untuk mendukung pembangunan pertanian modern yang berkelanjutan.

Dari perspektif tata kelola perguruan tinggi, pencapaian tersebut sejalan dengan implementasi Indikator Kinerja Utama (IKU) 4 Tahun 2026 sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 358/M/KEP/2026 mengenai meningkatnya rekognisi dosen oleh komunitas akademik internasional melalui penugasan profesional sebagai reviewer pada jurnal ilmiah bereputasi. Rekognisi tersebut mencerminkan pengakuan terhadap kompetensi dosen yang berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Selain itu, keterlibatan dosen dalam aktivitas peer review internasional turut mendukung penguatan IKU 6 melalui perluasan jejaring akademik global, peningkatan kolaborasi riset lintas negara, penguatan kualitas publikasi ilmiah, serta peningkatan reputasi institusi di tingkat nasional maupun internasional.

Partisipasi aktif dosen Politani Samarinda dalam ekosistem publikasi ilmiah dunia juga membuka peluang yang lebih luas bagi pengembangan kolaborasi penelitian internasional, pertukaran pengetahuan, serta lahirnya inovasi yang relevan dengan kebutuhan sektor pertanian.

Prestasi tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam mendukung penguatan mutu akademik, akreditasi institusi, maupun akreditasi program studi. Rekognisi internasional yang diperoleh dosen menunjukkan keberhasilan perguruan tinggi dalam menghasilkan sumber daya akademik yang mampu berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus meningkatkan daya saing institusi di tingkat global.

Politani Samarinda berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas penelitian, memperluas jejaring internasional, serta menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan sektor pertanian Indonesia.

Ke depan, Politani Samarinda akan terus memperkuat ekosistem riset melalui peningkatan kompetensi dosen, pengembangan kolaborasi internasional, peningkatan publikasi ilmiah bereputasi, serta hilirisasi hasil penelitian. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mewujudkan perguruan tinggi vokasi yang unggul, berdampak, berdaya saing global, serta mendukung transformasi pendidikan tinggi menuju Indonesia Emas 2045.

Kampus Berdampak

Cerita Kita

Politani Samarinda

Diktisaintek Berdampak

Riset dan Inovasi

Prestasi Dosen

Recognisi Internasional

Perguruan Tinggi Vokasi

IKU Perguruan Tinggi

Kampus Vokasi

/

5

Ulas Sekarang