Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sriwijaya (UNSRI) menyelenggarakan Kuliah Tamu Internasional bertajuk “Are We Measuring the Right Thing? The Psychometrics of Public Health” dengan menghadirkan Prof. Dr. Shamsul Azhar Shah, Professor of Epidemiology and Statistics, Faculty of Medicine, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) yang berlangsung di Gedung Juani Moekti, Kampus UNSRI Palembang, Jum'at (24/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program EQUITY UNSRI yang didukung oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui Dana Abadi Perguruan Tinggi. Program ini dirancang untuk memperkuat kualitas akademik, memperluas jejaring internasional, serta mempercepat transformasi UNSRI menuju perguruan tinggi bereputasi global melalui skema Visiting Professor, Joint Supervision, dan International Academic Networking.
Kuliah tamu dibuka secara resmi oleh Dekan FKM UNSRI, Prof. Dr. rer. med. H. Hamzah Hasyim, SKM., MKM. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kehadiran Prof. Dr. Shamsul Azhar Shah bukan sekadar memenuhi agenda akademik, tetapi menjadi wujud nyata komitmen bersama antara Universitas Sriwijaya dan Universiti Kebangsaan Malaysia dalam membangun kolaborasi yang berkelanjutan di bidang pendidikan, penelitian, dan publikasi ilmiah internasional.
"Kemitraan akademik yang kuat dibangun melalui pertukaran pengetahuan, diskusi ilmiah, pendampingan akademik, penelitian bersama, dan pengembangan jejaring yang memberikan manfaat bagi kedua institusi," Ujar Prof Hamzah.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 FKM UNSRI berhasil memperoleh dua hibah Program EQUITY, yakni skema Visiting Professor yang diketuai oleh Dr. Novrikasari serta Joint Supervision yang diketuai oleh Dr. Anita Rahmiwati.
"Kedua program tersebut menjadi bagian dari strategi fakultas dalam meningkatkan kualitas riset, memperluas kolaborasi internasional, dan menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi dunia," Ungkapnya.
Dalam kuliah bertajuk “Are We Measuring the Right Thing? The Psychometrics of Public Health”, Prof. Dr. Shamsul Azhar Shah mengajak peserta untuk kembali mempertanyakan aspek paling mendasar dalam penelitian kesehatan masyarakat, yaitu apakah instrumen yang digunakan benar-benar mengukur konstruk yang ingin diukur.
Ia menjelaskan bahwa kualitas kebijakan kesehatan masyarakat sangat bergantung pada kualitas data, sedangkan kualitas data bergantung pada validitas dan reliabilitas instrumen penelitian. Melalui berbagai ilustrasi sederhana, ia menunjukkan bahwa reliabilitas hanya menggambarkan konsistensi hasil pengukuran, sedangkan validitas memastikan bahwa instrumen benar-benar mengukur konsep yang dimaksud.
"Oleh karena itu, peneliti tidak seharusnya hanya berfokus pada nilai Cronbach's Alpha, tetapi juga mengumpulkan bukti validitas melalui validitas isi, validitas konstruk, validitas kriteria, serta memastikan bahwa instrumen telah sesuai dengan konteks budaya masyarakat yang diteliti," jelasnya.
Prof. Dr. Shamsul Azhar juga mengingatkan bahwa kesalahan pengukuran dapat menghasilkan data yang konsisten tetapi tetap salah, sehingga berpotensi menghasilkan kebijakan kesehatan yang tidak tepat sasaran.
Selain membahas konsep reliabilitas dan validitas, Prof. Dr. Shamsul Azhar Shah memperkenalkan berbagai pendekatan psikometrik modern seperti Exploratory Factor Analysis (EFA), Confirmatory Factor Analysis (CFA), dan Differential Item Functioning (DIF) untuk memastikan struktur konstruk instrumen sekaligus mengidentifikasi potensi bias pada setiap butir pertanyaan.
Ia menekankan pentingnya adaptasi lintas budaya dalam pengembangan instrumen kesehatan masyarakat sehingga hasil pengukuran benar-benar merepresentasikan kondisi sosial, budaya, dan karakteristik populasi yang diteliti. Pesan utama yang disampaikan adalah bahwa penelitian kesehatan masyarakat tidak hanya membutuhkan analisis statistik yang canggih, tetapi juga instrumen yang valid dan mampu menghasilkan bukti ilmiah yang dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan kesehatan berbasis bukti.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Coaching Session mengenai penulisan artikel ilmiah pada jurnal internasional bereputasi, pendampingan metodologi penelitian, serta diskusi proposal riset bagi dosen dan mahasiswa program pascasarjana.
Melalui skema Joint Supervision, peserta memperoleh kesempatan untuk mendapatkan masukan langsung mengenai desain penelitian, pendekatan metodologi, penulisan artikel ilmiah, hingga strategi publikasi internasional.
FKM UNSRI berharap rangkaian kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas penelitian sivitas akademika, tetapi juga menjadi awal lahirnya penelitian kolaboratif, publikasi bersama, pertukaran akademisi, dan kerja sama jangka panjang antara Universitas Sriwijaya dan Universiti Kebangsaan Malaysia.
Melalui penyelenggaraan Kuliah Tamu Internasional ini, FKM UNSRI kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi serta pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang Good Health and Well-being, SDG 4 tentang Quality Education, dan SDG 17 tentang Partnerships for the Goals.
Melalui penguatan kolaborasi internasional, peningkatan kapasitas penelitian, serta pengembangan publikasi ilmiah bereputasi, FKM UNSRI optimistis dapat menghasilkan penelitian yang berkualitas, relevan, dan berbasis bukti untuk mendukung penyusunan kebijakan kesehatan masyarakat serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kesehatan di tingkat nasional maupun global. (Humas_UNSRI)







