Inovasi Electric Wheelbarrow Mahasiswa Polije Mudahkan Petani Angkut Hasil Panen

Kampus Kita

18 May 2026 | 08.00 WIB

Inovasi Electric Wheelbarrow Mahasiswa Polije Mudahkan Petani Angkut Hasil Panen

Jember — Inovasi teknologi tepat guna kembali lahir dari kalangan mahasiswa. Mahasiswa Jurusan Teknik Politeknik Negeri Jember (Polije) berhasil mengembangkan gerobak dorong listrik atau electric wheelbarrow yang dirancang untuk membantu petani mengangkut beban berat, terutama saat melewati medan jalan menanjak.

Inovasi ini dikembangkan sebagai solusi atas tantangan yang kerap dihadapi petani di lapangan, yakni tingginya tenaga yang dibutuhkan saat memindahkan hasil panen atau material pertanian menggunakan gerobak konvensional.

Mahasiswa pengembang alat, Rivaldi Gilang Pramana, menjelaskan bahwa gerobak tersebut menggunakan motor listrik berkapasitas 500 watt sehingga mampu mengurangi beban kerja pengguna dan meningkatkan efisiensi dalam aktivitas pertanian.

“Inovasi ini kami rancang untuk membantu pekerjaan di bidang pertanian, terutama saat membawa beban berat di medan menanjak,” ujar Rivaldi Gilang Pramana, Senin (11/5/2026).

Tidak hanya mengandalkan sistem penggerak otomatis, gerobak listrik ini juga dilengkapi fitur load cell atau timbangan digital yang memungkinkan petani mengetahui berat hasil panen secara langsung. Data pengukuran dapat dipantau melalui ponsel pintar dan tersimpan secara otomatis ke dalam kartu memori (SD card).

“Alat ini memiliki fitur timbangan digital yang datanya dapat terpantau lewat handphone dan tersimpan otomatis menggunakan SD card,” tambah Rivaldi.

Dosen pembimbing, Mochamad Irwan Nari, menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan inovasi tersebut. Menurutnya, karya mahasiswa perlu diarahkan agar tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

“Kami terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya yang aplikatif sehingga teknologi ini benar-benar memberikan manfaat bagi efisiensi kerja petani,” tutur Mochamad Irwan Nari.

Meski memiliki potensi besar untuk diterapkan secara luas, tim pengembang masih terus menyempurnakan purwarupa alat agar lebih optimal sebelum memasuki tahap produksi massal. Salah satu pengembangan yang direncanakan ialah penambahan fitur tempat duduk agar pengguna dapat mengoperasikan gerobak dengan lebih nyaman tanpa harus berjalan kaki.

“Untuk produksi massal, alat ini masih membutuhkan pengembangan lebih lanjut agar semakin sempurna saat petani gunakan nanti,” pungkas Rivaldi.

Inovasi tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana kolaborasi antara pendidikan vokasi dan kebutuhan industri maupun masyarakat dapat melahirkan solusi yang berdampak langsung, khususnya bagi sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Polije

electric wheelbarrow

Jurusan Teknik Polije

/

5

Ulas Sekarang