Nunukan—Direktur Sumber Daya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Sri Suning Kusumawardani menyampaikan bahwa pembangunan laboratorium perlu menjadi bagian dari pengembangan perguruan tinggi secara berkelanjutan serta memperkuat keterampilan profesional mahasiswa. Hal ini disampaikannya dalam peresmian Gedung Laboratorium Terpadu Politeknik Negeri Nunukan, Selasa (13/10).
“Saya berharap pembangunan laboratorium terpadu ini tidak menjadi titik akhir, melainkan menjadi salah satu langkah awal untuk pengembangan Politeknik Negeri Nunukan secara berkelanjutan,” ujar Direktur Suning.
Direktur Suning juga menjelaskan bahwa pembangunan gedung menghadapi sejumlah tantangan, termasuk dalam proses pengurusan izin prinsip dan pemenuhan persyaratan. Melalui koordinasi dan sinergi berbagai pihak, pembangunan tersebut berhasil diselesaikan pada September 2026.
Kehadiran Gedung Laboratorium Terpadu merupakan salah satu upaya untuk mendukung pembelajaran berbasis praktik, penelitian terapan, dan pengembangan kompetensi mahasiswa agar mampu menjawab kebutuhan industri dan pembangunan daerah.
Kabupaten Nunukan yang berbatasan langsung dengan Malaysia dinilai memiliki posisi strategis dalam pengembangan sumber daya manusia di kawasan perbatasan. Penguatan pendidikan vokasi menjadi penting agar lulusan perguruan tinggi di wilayah tersebut memiliki keterampilan yang relevan, mampu bersaing, serta dapat berkontribusi terhadap kebutuhan dan pembangunan daerah.
Dukungan terhadap penguatan pendidikan vokasi juga disampaikan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Dalam sambutan Bupati Nunukan, Irwan Sabri yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan, Juni Mardiansyah, pemerintah daerah berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pembelajaran, penelitian, dan pengembangan inovasi.
“Saya mengajak seluruh sivitas akademika Politeknik Negeri Nunukan untuk menjaga, merawat, dan memanfaatkan fasilitas tersebut dengan sebaik-baiknya agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi mahasiswa, masyarakat, serta kemajuan Kabupaten Nunukan,” ujar Juni.
Pemerintah Kabupaten Nunukan juga menegaskan dukungannya terhadap pengembangan pendidikan vokasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah perbatasan.
Gedung Laboratorium Terpadu Politeknik Negeri Nunukan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, antara lain Laboratorium Teknik Alat Berat, Laboratorium Teknik Sipil, Laboratorium Simulasi Bisnis, dan Laboratorium Teknologi Hasil Perikanan. Keberadaan laboratorium ini diharapkan dapat memperkuat pengalaman praktik mahasiswa sekaligus mendukung pengembangan pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing.
Kemdiktisaintek mendorong agar fasilitas pendidikan tinggi dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat proses pembelajaran dan menghasilkan lulusan yang kompeten. Dengan dukungan sarana praktik yang memadai serta kolaborasi dengan pemerintah daerah dan dunia kerja, perguruan tinggi diharapkan semakin berperan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berdaya saing, terutama bagi kawasan perbatasan.
Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
#DiktisaintekBerdampak
#Pentingsaintek
#Kampusberdampak





