Kolaborasi Internasional Untirta Majukan Pendidikan STEM di Indonesia yang Berkelanjutan

Kampus Kita

13 August 2025 | 10.51 WIB

Kolaborasi Internasional Untirta Majukan Pendidikan STEM di Indonesia yang Berkelanjutan

Serang, Agustus 2025 – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) terus menunjukkan kiprah internasionalnya dalam pengembangan pendidikan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Melalui riset, kolaborasi global, hingga program pengabdian masyarakat, berbagai inovasi lahir demi menghadirkan pendidikan STEM yang berdampak dan berkelanjutan di Indonesia.

Pada tahun 2019, R. Ahmad Zaky El Islami, Ph.D. dari Prodi Pendidikan IPA FKIP Untirta meraih hibah senilai 26.000 Poundsterling dari Scottish Funding Council melalui Global Challenges Research Fund (GCRF). Penelitian berjudul Science Education in Southeast Asia: Teacher Training for Quality Education in STEM ini melibatkan University of Dundee (Skotlandia), Kasetsart University (Thailand), Hanoi National University of Education (Vietnam), dan Untirta. Hasilnya, lahir kurikulum MII-STEM (Model-based Inquiry Integrated in STEM) yang kini terus dikembangkan dan diimplementasikan.

Tidak berhenti di sana, pada periode 2023 Untirta melalui Hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PK-KM) meluncurkan Pusat Pendidikan STEM. Kegiatan ini meliputi penyelenggaraan Global STEM Education Workshop 2023 dengan menghadirkan pakar internasional dari Kanada, Amerika Serikat, Thailand, Vietnam, Afrika Selatan, dan Indonesia. Kurikulum MII-STEM pun berhasil diadaptasi menjadi mata kuliah Pendidikan STEM di Prodi Pendidikan IPA FKIP Untirta, serta dikembangkan menjadi mata pelajaran STEM terintegrasi di Pondok Pesantren Ibad Arrahman, Pandeglang, Banten.

Di bidang penelitian, R. Ahmad Zaky El Islami, Ph.D. bersama tim juga mengintegrasikan STEM dengan bioinformatika melalui hibah internal Untirta. Produk inovasi berupa e-BIMO 2.0 (e-Bioinformatics Module) lahir dari penelitian ini dan telah terdaftar Hak Cipta dengan nomor EC00202387486.

Kiprah Untirta dalam STEM pun merambah ranah pengabdian masyarakat. Pada 2024, tim melakukan pelatihan Pengemasan Produk Makanan Lokal Berbasis Outdoor STEM Education di Desa Bandung, Pandeglang. Masyarakat diajak memanfaatkan bahan sederhana untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal.

Komitmen internasional kembali diperkuat lewat hibah Competitive Programme for Rated Researchers (CPRR) dari National Research Foundation (NRF) South Africa periode 2024–2026. Penelitian bersama University of Pretoria dan beberapa universitas Afrika Selatan ini mengangkat tema integrasi Artificial Intelligence dalam pembelajaran biologi. Sejumlah artikel ilmiah internasional telah terbit dari kerja sama tersebut.

Selain riset, R. Ahmad Zaky El Islami, Ph.D. aktif di organisasi profesi sebagai Sekretaris Jenderal Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII) 2025–2029, serta dipercaya menjadi editor dan reviewer di berbagai jurnal internasional bidang pendidikan STEM. Atas kontribusinya, ia meraih penghargaan Springer Nature Editor Contribution Award 2025 dan Springer Nature Author Service Award 2025.

“Harapannya, melalui penelitian, kolaborasi, dan pengabdian masyarakat, pendidikan STEM di Indonesia dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberi dampak nyata, baik di tingkat akademik maupun di masyarakat luas,” ujar Zaky.

Dengan pencapaian ini, Untirta menegaskan peran strategisnya sebagai pusat pengembangan pendidikan STEM di Asia Tenggara dan mitra global dalam transformasi pendidikan masa depan.

Img 20250731 wa0037 Img 20250731 wa0046 Img 20250801 wa0012 Img 20250801 wa0013

/

5

Ulas Sekarang