Serang - Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) melaksanakan Kegiatan Wawancara Pelamar Program Magang KTI Tahun 2026. Melalu program Kampus Merdeka (MBKM) adalah program yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan untuk bekal memasuki dunia kerja. (Serang, 10 Februari 2026).
Program MBKM ini bekerjasama dengan PT. Krakatau Tirta Industri (KTI) sebagai lembaga mitra. Pada kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Pusat Pengembangan MBKM IKU dan Pemeringkatan Institusi Prof. Dr. Indra Suhendra, SE, M.Si. Pada sambutannya beliau menyampaikan,
“Rangkaian kegiatan Magam di KTI dari proses pendaftaran, seleksi adminstratif, wawancara, penetapan peserta magang, pelaksanaan magang, penyusunan laporan dan penilian kegiatan magang (seluruh peserta magang wajib mengikuti semua rangkaian kegiatan tersebut, supaya dapat di konversikan ke dalam 20 SKS yang setara dengan 900 jam). Beliau megaskan kegiatan ini menjadi bagian strategis dalam memastikan bahwa program magang tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar menghasilkan calon peserta yang mampu berkontribusi pada penguatan budaya akademik di lingkungan perguruan tinggi dan mitra magang”
Kegiatan Wawancara Pelamar Program Magang KTI Tahun 2026 kepada para peserta magang dilakukan oleh Team KTI dan didampingi oleh Kaprodi, Ketua Jurusan dan Sekretaris Jurusan di Lingkungan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Untuk mendapatkan 24 orang mahasiswa yang terpilih dalam mengikuti kegiatan magang pada semester Genap TA 2025/2026. Harapan dengan adanya kegiatan ini Team KTI yang diwakili oleh Kepala Seksi Group Perencanaan HC Ajeng NP menyampaikan bahwa,
“Peserta magang yang lolos seleksi dapat menghasilkan kompetensi keahlian yang relevan dengan kebutuhan industri, berbasis data dan pengalaman nyata selama magang. Luaran tersebut diharapkan tidak hanya menjadi produk akademik, tetapi juga memberikan kontribusi pemikiran bagi peningkatan kualitas proses kerja dan inovasi di lingkungan perusahaan. Dengan demikian Ibu Ajeng menegaskan, bahwa program magang ini diharapkan menjadi jembatan sinergi antara dunia akademik dan industri, sekaligus membentuk calon profesional muda yang kompeten, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja”.
Melalui kegiatan ini, LPMPP menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem akademik yang produktif, berkualitas dan kolaborasi industri. Seleksi wawancara pelamar yang ketat dan terarah diharapkan menghasilkan kandidat peserta magang yang mampu merepresentasikan kualitas akademik institusi sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam praktik kerja, pengetahuan dan kompetensi keilmuan di luar program studi.






