(Unila): Mahasiswa Universitas Lampung (Unila) yang tengah melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode I tahun 2026 menghadirkan inovasi pengabdian masyarakat berupa pemasangan Trash Barrier di Kelurahan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung.
Program bertajuk Upaya Pengendalian Sampah dan Banjir Melalui Pemasangan Trash Barrier ini menjadi langkah konkret mahasiswa dalam mendukung agenda nasional terkait pengelolaan lingkungan dan mitigasi bencana berbasis teknologi sederhana.
Inisiatif ini lahir dari permasalahan nyata yang dihadapi masyarakat, yakni banjir dan penumpukan sampah di aliran sungai. Terinspirasi dari gerakan Pandawara Group yang memperkenalkan konsep Trash Barrier di Indonesia, mahasiswa Unila mengadaptasi inovasi tersebut untuk diterapkan di tingkat lokal dengan dukungan penuh pemerintah kelurahan.
Program kerja dilaksanakan oleh tim mahasiswa lintas jurusan dengan bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Gita Paramita Djausal, S.IP., M.AB. Kegiatan pemasangan turut dihadiri Kepala Sentra KKN Unila, Diky Hidayat, S.Si., M.Sc., serta Lurah Tanjung Senang, Dedi Setyadi, S.STP., M.M. Kehadiran para pemangku kepentingan menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah banjir.
Setelah pemasangan, tim KKN melakukan monitoring rutin terhadap volume sampah yang tersangkut setiap harinya, sekaligus membersihkan dan mengangkat sampah dari sungai. Langkah ini tidak hanya berfungsi sebagai solusi teknis, tetapi juga sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Program ini diharapkan menjadi model pengabdian mahasiswa yang dapat direplikasi di berbagai daerah, sejalan dengan program kerja Kemdiktisaintek dan Kemkomdigi dalam mendorong inovasi berbasis masyarakat, penguatan literasi lingkungan, serta penerapan teknologi tepat guna untuk mitigasi bencana.
Kehadiran Trash Barrier di Tanjung Senang menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi perguruan tinggi dan masyarakat mampu menghadirkan solusi sederhana dengan dampak besar bagi keberlanjutan lingkungan. [Humas]






