Jakarta–Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto meninjau langsung pelaksanaan hari pertama Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Selasa (21/4).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses UTBK berintegritas, berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah antisipatif dalam meminimalisasi potensi kecurangan, yang pada tahun-tahun sebelumnya masih ditemukan di sejumlah titik pelaksanaan.
Dalam keterangannya, Mendiktisaintek menyampaikan bahwa pelaksanaan hari pertama UTBK di UNJ secara umum berjalan dengan baik. Mendiktisaintek juga mengapresiasi kesiapan panitia pusat maupun daerah dalam memastikan kelancaran ujian di berbagai wilayah di Indonesia.
“Pada pagi hari ini kami melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan UTBK hari pertama. Tadi kami melihat persiapan semuanya berjalan lancar, dan kami berharap seluruh pelaksanaan di berbagai kota di Indonesia ini semuanya bisa berjalan dengan baik,” ujar Menteri Brian.
Mendiktisaintek menjelaskan jumlah peserta UTBK tahun ini mencapai sekitar 870 ribu orang yang tersebar di berbagai pusat UTBK di Indonesia. Antusiasme peserta juga terlihat tinggi, seiring dengan upaya panjang yang telah mereka lakukan dalam mempersiapkan diri menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi tersebut.
Ditegaskan pula pentingnya menjaga integritas dalam pelaksanaan ujian. Mendiktisaintek mengingatkan bahwa berbagai upaya kecurangan pada akhirnya akan dapat terdeteksi melalui sistem pengawasan yang telah diperkuat.
“Kami menyampaikan kepada seluruh peserta, percayalah pada kemampuan diri sendiri. Adik-adik sudah belajar cukup lama, menyiapkan diri cukup lama, dengan keyakinan penuh pada akhirnya bisa mencapai apa yang dicita-citakan,” tegas Menteri Brian.
Sebagai langkah penguatan pengawasan, panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) menempatkan peserta dengan pilihan program studi kedokteran dan kedokteran gigi pada hari pertama pelaksanaan UTBK. Kebijakan ini diambil berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, di mana mayoritas kasus kecurangan ditemukan pada kelompok peserta tersebut. Dengan pemusatan jadwal, pengawasan dan koordinasi diharapkan dapat dilakukan secara lebih optimal.
Melalui pelaksanaan UTBK yang transparan dan berintegritas, Kemdiktisaintek berharap proses seleksi nasional ini dapat menghasilkan calon mahasiswa unggul yang mengedepankan nilai jujur dan sportivitas. Ke depan, Kemdiktisaintek bersama panitia SNPMB akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala selama masa pelaksanaan UTBK berlangsung, guna memastikan seluruh tahapan berjalan dengan baik dan memberikan hasil seleksi yang kredibel serta berkualitas.
Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
#DiktisaintekBerdampak
#Pentingsaintek
#Kampusberdampak
#Kampustransformatif






