Pembangunan Negara harus Dimulai dari Pembangunan Manusia

Kabar

01 September 2026 | 20.00 WIB

Pembangunan Negara harus Dimulai dari Pembangunan Manusia

Cibubur - Perkembangan teknologi, termasuk Kecerdasan Artifisial (AI), perlu diiringi dengan penguatan kemampuan manusia. Pendidikan anak usia dini menjadi salah satu ruang penting untuk menumbuhkan kemampuan berpikir, melihat pola, belajar, dan beradaptasi sejak awal. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie dalam kegiatan bersama Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Senin (31/8).

Wamen Stella mengungkapkan, pendidikan pada usia dini memiliki peran penting dalam membentuk perkembangan otak, kemampuan berpikir, dan kapasitas manusia. Menurutnya, pembangunan negara dan peradaban yang kuat harus dimulai dari pembangunan manusianya.

“Kalau kita mau membangun negara dan peradaban yang kuat, tentu saja yang paling harus dibangun adalah manusianya. Dan membangun manusianya, perkembangan otak dan pikiran, kemampuan manusianya itu semuanya sangat terpengaruh dan terbentuk sejak PAUD,” ujar Wamen Stella.

Dalam kesempatan tersebut, Wamen Stella mengajak para pendidik untuk melihat perkembangan AI bukan sebagai pengganti kemampuan berpikir manusia, melainkan sebagai bagian dari lingkungan belajar yang perlu disikapi secara bijak. 

Perkembangan AI justru semakin menegaskan pentingnya kemampuan manusia yang tidak sekadar mengandalkan kemampuan mengingat informasi. Salah satu kemampuan penting yang perlu dikembangkan sejak usia dini adalah kemampuan melihat pola dan struktur atau analogi.

“Analogi, kemampuan melihat struktur inilah yang membuat ilmuwan menemukan ilmu baru. Jadi bayangkan, kalau anak-anak kita mampu untuk melihat struktur, persamaan struktur, persamaan pola sejak kecil, kemungkinan mereka menjadi ilmuwan itu juga akan lebih besar,” jelas Wamen Stella.

Selain kemampuan analogi, penekanan pentingnya kemampuan anak untuk belajar dan beradaptasi dengan lingkungan. Karena, anak-anak memiliki potensi yang luar biasa sejak awal, sementara lingkungan di sekitar anak memiliki peran penting dalam mengembangkan potensi tersebut.

Wamen Stella juga mengajak para pendidik dan orang tua, untuk kembali melihat bagaimana lingkungan sehari-hari dapat mendukung perkembangan kemampuan anak. 

“Untuk itu penggunaan perangkat digital perlu ditempatkan secara bijak, agar tidak mengurangi kesempatan anak untuk berinteraksi, belajar, dan mengembangkan kemampuan berpikirnya melalui lingkungan sekitar,” pungkas Wamen Stella. 

Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

#DiktisaintekBerdampak
#PentingSaintek
#KampusBerdampak



/

5

Ulas Sekarang