Rakernas APTISI, Mendiktisaintek Dorong Penguatan Perguruan Tinggi Swasta Lebih Berdampak

Kabar

24 Agustus 2026 | 14.00 WIB

Rakernas APTISI, Mendiktisaintek Dorong Penguatan Perguruan Tinggi Swasta Lebih Berdampak

Lampung-Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi swasta (PTS), dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi di Indonesia. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-1 Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia (APTISI), Minggu (23/8).

Rakernas yang diikuti sekitar 500 peserta dari 34 provinsi tersebut menjadi ruang bagi Mendiktisaintek, untuk menyerap aspirasi pimpinan PTS terkait perluasan akses pendidikan, penguatan sumber daya manusia, dan tata kelola perguruan tinggi.

Mendiktisaintek menyampaikan bahwa berbagai masukan tersebut akan menjadi bahan, untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Menteri Brian juga meminta agar aspirasi yang disampaikan, dapat disampaikan secara tertulis melalui APTISI sehingga dapat ditindaklanjuti bersama.

“Kita akan proses. Mohon kalau ada masukan juga disampaikan secara tertulis supaya nanti bisa dikaji untuk ditindaklanjuti,” ujar Menteri Brian.

Salah satu hal yang dibahas dalam dialog adalah perluasan akses pendidikan tinggi. Menteri Brian menjelaskan bahwa pemerintah terus melakukan penajaman pelaksanaan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, dengan memperhatikan kondisi dan kebutuhan masyarakat. Dalam konteks tersebut, Mendiktisaintek menyampaikan bahwa pemerintah daerah (Pemda) dapat memberikan dukungan beasiswa kepada mahasiswa PTS.

“Pemda boleh memberikan bantuan kepada PTS, beasiswa. Itu sudah boleh,” kata Mendiktisaintek.

Menteri Brian menyampaikan bahwa dukungan tersebut, dapat dikembangkan melalui skema beasiswa daerah. Mendiktisaintek juga menyampaikan bahwa Kementerian Dalam Negeri telah menerbitkan surat edaran, mengenai diperbolehkannya pemerintah daerah memberikan beasiswa kepada mahasiswa PTS.

Selain akses, penguatan sumber daya manusia menjadi bagian dari pembahasan. Mendiktisaintek menyampaikan pentingnya pemanfaatan pengalaman dan kompetensi akademik,  untuk turut memperkuat PTS di berbagai wilayah.

Menteri Brian juga menyampaikan peluang pemanfaatan pengalaman dan kompetensi dosen, termasuk dari PTN yang memasuki masa pensiun, untuk mendukung penguatan PTS melalui transfer pengetahuan. Sejumlah masukan teknis yang disampaikan peserta akan dikaji, dengan mempertimbangkan regulasi dan kebutuhan di daerah.

“Supaya ada transfer knowledge, mereka orang-orang yang baik, yang bagus, kinerjanya bisa dimanfaatkan oleh di PTS,” tutur Mendiktisaintek.

Pada kesempatan yang sama, Staf Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani menilai perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mengoptimalkan potensi Indonesia melalui ilmu pengetahuan dan pendidikan. Menurutnya, kekayaan alam dan budaya Indonesia perlu ditopang oleh penguatan sumber daya manusia dan pengetahuan agar dapat memberikan nilai lebih.

“Potensi-potensi itu tidak akan bisa memberikan nilai lebih jika tidak ditopang dengan ilmu dan juga pengetahuan. Dan di sinilah saya rasa perguruan tinggi khususnya memiliki peran yang sangat penting,” 

Pandangan mengenai peran perguruan tinggi dalam memberikan manfaat bagi masyarakat juga disampaikan Ketua Umum APTISI, Budi Djatmiko, yang  menekankan pentingnya perguruan tinggi mengembangkan pengetahuan yang dapat memberikan keberdayaan bagi masyarakat.

“Indonesia Emas tidak akan lahir dari kampus yang hanya berhasil mengajar, ia lahir dari kampus yang mampu mengubah pengetahuan menjadi keberdayaan,” ujar Budi.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Lampung menilai perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia, yang kompeten dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan dunia kerja dan masyarakat. Pemerintah Provinsi Lampung juga membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam riset, pengembangan talenta, dan penyusunan kebijakan berbasis ilmu pengetahuan.

Rangkaian pembahasan dalam Rakernas tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam pengembangan pendidikan tinggi. Semangat tersebut sejalan dengan arah Diktisaintek Berdampak, yang mendorong pendidikan tinggi untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional.

Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

#DiktisaintekBerdampak
#PentingSaintek
#KampusBerdampak


/

5

Ulas Sekarang