Tidak tanggung-tanggung, Phlox Institute yang dipimpin oleh Zelka kini memiliki cabang resmi di Jepang (Asia), Australia (Oseania), dan Belanda (Eropa), membawa nama Indonesia sebagai episentrum riset medis muda dunia.
Pemuda Indonesia kembali mencatatkan tinta emas di kancah internasional. Zelka Dapala, mahasiswa program sarjana dari Universitas Sriwijaya (UNSRI) secara resmi didapuk sebagai Global President untuk Phlox Institute: Biomedical and Clinical Research Organization periode 2026-2027.
Pencapaian ini bukanlah hal yang biasa. Di bawah kepemimpinan Zelka, Phlox Institute berhasil mendobrak batas regional dan berekspansi menjadi konsorsium riset lintas benua. Saat ini, organisasi yang bermarkas pusat (Global Headquarters) di Palembang, Indonesia tersebut, telah mengesahkan operasional cabang internasionalnya yang digawangi oleh para mahasiswa undergraduate dari universitas top dunia, yakni di Jepang (The University of Tokyo), Australia (University of Melbourne), dan Belanda (Leiden University Medical Center).
"Visi kami di Phlox Institute sangat jelas: mendemokratisasi akses riset biomedis dan memfasilitasi publikasi berstandar internasional bagi peneliti muda di seluruh dunia," ujar Zelka Dapala dalam keterangan persnya yang dirilis melalui laman resmi organisasi (https://phlox.my.id).
Zelka menambahkan bahwa kolaborasi ini sangat krusial untuk menghadapi tantangan kesehatan global. "Mahasiswa kedokteran tidak boleh hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan. Melalui jaringan di Asia, Oseania, dan Eropa, kami membuktikan bahwa pemuda Indonesia mampu menjadi motor penggerak—bukan sekadar pengikut—dalam inovasi medis, tata kelola Evidence-Based Medicine, dan publikasi berskala Scopus," tegas mahasiswa berprestasi UNSRI tersebut.
Didukung oleh Jajaran Pakar Klinis Kelas Wahid, kehebatan Phlox Institute tidak hanya terletak pada jejaring mahasiswanya yang mendunia, tetapi juga pada ekosistem risetnya yang sangat profesional. Organisasi ini diawasi ketat oleh Global Clinical Expert Team yang terdiri dari deretan dokter spesialis (MD) dan doktor (PhD) lintas departemen.
Ketua Board of Directors Phlox Institute, Patricia Wulandari, MD, menyatakan kebanggaannya atas terpilihnya Zelka. "Zelka memiliki visi kepemimpinan global yang langka. Ia mampu menyinergikan semangat peneliti muda lintas benua dengan standar etika medis yang ketat. Phlox Institute bahkan telah dilengkapi dengan Komite Etika Penelitian (REC) internal untuk memastikan setiap riset inovatif—mulai dari rekayasa jaringan (3D bioprinting) hingga fitomedisin—tunduk pada Deklarasi Helsinki," jelas Dr. Patricia.
Berbagai kajian lintas negara saat ini tengah digodok oleh Phlox Institute. Cabang Jepang berfokus pada integrasi AI dalam analisis data klinis, cabang Australia memimpin riset rekayasa jaringan tulang, sementara cabang Belanda menyinkronkan metode meta-analisis dengan standar Eropa. Seluruh orkestrasi riset global ini dikoordinasikan langsung dari markas besar di UNSRI.
Keberhasilan Zelka Dapala menakhodai Phlox Institute menjadi bukti nyata dari implementasi konsep "Kampus Berdampak". Kiprahnya menunjukkan bahwa mahasiswa Indonesia memiliki kapasitas intelektual dan manajerial yang setara—bahkan mampu memimpin—talenta-talenta terbaik dari negara maju.
Bagi mahasiswa, peneliti muda, maupun institusi yang tertarik untuk berkolaborasi dalam jaringan riset global ini, profil lengkap kepengurusan, komite etika, dan panduan protokol riset Phlox Institute dapat diakses secara terbuka melalui situs web resminya di https://phlox.my.id (Humas_UNSRI)
Tembus Kancah Dunia! Mahasiswa Kedokteran UNSRI, Zelka Dapala Resmi Pimpin Konsorsium Riset Medis Global di 3 Benua
Kampus Kita
22 May 2026 | 17.15 WIB

DiktisaintekBerdampak
@unsriberdampak
/
5
Ulas Sekarang
Baca Juga

Kemdiktisaintek Luncurkan Cetak biru Inklusi Disabilitas di Perguruan Tinggi
Kabar
17 December 2025 | 17.15 WIB
Cegah Penyebaran Covid-19, ITS Serahkan CoFilm+ Antivirus Coating ke RSUA
kabar-dikti
02 April 2022 | 10.26 WIB

Tembus Persaingan 707 Pendaftar, Mahasiswi FTP UNEJ Raih Pendanaan Bergengsi Indofood Riset Nugraha
Kampus Kita
05 November 2025 | 08.20 WIB


