Kemdiktisaintek dan Komisi X DPR bahas KIP Kuliah di wilayah Jawa Tengah

Kabar

11 December 2025 | 08.30 WIB

Kemdiktisaintek dan Komisi X DPR  bahas KIP Kuliah di wilayah Jawa Tengah

Semarang-Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melakukan Kunjungan Kerja Reses Komisi X DPR RI ke kota Semarang Provinsi  Jawa Tengah masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026, di Balaikota Semarang, Rabu (10/12).


Kegiatan ini antara lain bertujuan untuk mendapat masukan berupa data faktual bidang pendidikan, kebudayaan, pemuda, olahraga, perpustakaan, riset dan inovasi serta statistik di daerah yang di kunjungi, mendapat masukan terkait pokok-pokok substansi pembangunan nasional yang dapat dijadikan rujukan dalam pengambilan kebijakan sesuai dengan tugas dan fungsi Komisi X DPR RI, memantau implementasi rekomendasi beberapa Panja Pengawasan Komisi X DPR RI, kendala dan permasalahannya dan langkah langkah yang perlu dilakukan untuk pengambilan kebijakan selanjutnya.


Dalam kunjungan tersebut, Staf Ahli Menteri (SAM) Bidang Penguatan Ekosistem Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Hasan Chabibie mengatakan  Kemdiktisaintek men-support semua hal terkait pendidikan di wilayah Jawa Tengah dan berkolaborasi dengan Komisi X dalam Progam Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Total lebih dari 85 ribu penerima KIP Kuliah di Provinsi Jawa Tengah yang tersebar di ratusan kampus.


"Pemberian KIP Kuliah ini nantinya betul-betul dimaksimalkan, bantuan ini untuk menunjang proses perkuliahan, belajar-mengajar dan sehingga diharapkan mereka bisa menyelesaikan proses perkuliahan tepat waktu sebagaimana yang sudah ditentukan,” ujar SAM Hasan.


SAM Hasan juga mengatakan bahwa KIP Kuliah ini merupakan salah satu ikhtiar untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia sehingga semakin lebih bagus lagi di masa-masa yang akan datang.

Sementara itu, Pimpinan Kunjungan Kerja Reses Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati menyampaikan bahwa Kunjungan reses ke kota Semarang dan seluruh jajaran memberikan pemberian secara simbolik KIP Kuliah. Kartu Indonesia Pintar yang ditujukan untuk kepada mahasiswa-mahasiswa di Jawa Tengah ini lebih dari 80 ribu mahasiswa mendapatkan KIP Kuliah. 

''KIP kuliah merupakan bentuk komitmen dari pemerintah khususnya Kemdiktisaintek yang memang berkomitmen untuk terus meningkatkan perhatiannya dan alokasi anggarannya untuk pendidikan anak-anak,” ujar Kurniasih.

Kurniasih mengatakan APK PT masih cukup rendah, sehingga KIP Kuliah harapannya bisa menjadi stimulus untuk meningkatkannya. Komisi X juga mengapresiasi Kemdiktisaintek yang selalu memberikan ruang khusus untuk anggaran untuk KIP Kuliah dan beasiswa lain yang mampu mendorong alumni-alumni SMA atau setara, untuk dapat melanjutkan kuliah dan tidak terkendala biaya pendidikan, karena mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Sementara itu, Walikota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan bahwa kunjungan Kerja Reses Komisi X memberikan dampak baik untuk Pemerintah Kota Semarang. Bantuan biaya pendidikan seperti KIP kuliah diharapkan mampu memajukan pendidikan di wilayah Jawa Tengah. Agustina menegaskan bahwa pembangunan pendidikan Kota Semarang sepanjang tahun 2025 digerakkan melalui pendekatan kolaboratif.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam pemerataan akses pendidikan tinggi dan pengembangan sumber daya manusia Indonesia, dalam Kunjungan Reses di Wilayah Jawa Tengah, dilakukan penyerahan KIP kuliah kepada enam mahasiswa dari Universitas Diponegoro, Politeknik Negeri Semarang, Universitas Muhammadiyah Semarang, Universitas Islam Sultan Agung, dan Universitas Negeri Semarang.

Turut hadir dalam kunjungan Reses tersebut Kepala Biro Umum, Humas, dan PBJ Manifes Zubayr, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI Jawa Tengah, Aisyah Endah Palupi, Perwakilan dari Universitas Diponegoro, Universitas negeri Semarang, Politeknik Negeri Semarang, Universitas Sultan Agung, dan Universitas Muhammadiyah Semarang, serta Perwakilan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Kebudayaan (Kemenbud), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Pusat Statistik (BPS), dan Perpustakaan Nasional (Perpusnas).


Humas

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi 



#DiktisaintekBerdampak

#Pentingsaintek

#Kampusberdampak

#Kampustransformatif










/

5

Ulas Sekarang