Kemdiktisaintek Lakukan Site Visit ke STP IPB dalam Rangka Pelaksanaan Program PRIME STeP 2025

Kabar

18 November 2025 | 13.15 WIB

Kemdiktisaintek Lakukan Site Visit ke STP IPB dalam Rangka Pelaksanaan Program PRIME STeP 2025

Bogor-Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) melakukan rangkaian kegiatan Promoting Research and Innovation through Modern and Efficient Science and Technology Parks Project (PRIME STeP) Tahun 2025, Senin (17/11). 

Salah satu rangkaian adalah kegiatan Site Visit ke Science and Technology Park (STP) Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai bagian dari pelaksanaan Review Mission bersama Asian Development Bank (ADB).

Site visit ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian pelaksanaan program PRIME STeP dengan indikator kinerja yang telah disepakati antara Pemerintah Indonesia dan ADB. Kegiatan ini merupakan wujud pelaksanaan penerapan pembangunan gedung halal IPB dari PRIME STeP. Project Management Unit (PMU) Kemdiktisaintek bersama ADB melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi aktual, fasilitas, serta program pengembangan inovasi, inkubasi startup dan akselerasi startup yang dijalankan oleh STP IPB.

Direktur Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Ditjen Risbang, Kemdiktisaintek, Heri Kuswanto menyampaikan bahwa berdasarkan hasil evaluasi, IPB termasuk salah satu yang berprestasi paling baik, mulai dari pelaksanaan yang sangat sesuai dengan ketentuan dan progres pembangunan gedung halal yang didanai PRIME STeP, secara fisik sudah selesai, tinggal penyempurnaan beberapa fasilitas sebelum diluncurkan.

Startup binaan IPB juga menunjukkan potensi besar, terutama di bidang bioteknologi. Ekosistem Science and Technology Parkdi IPB sudah terbentuk dengan baik, termasuk teaching industry yang sudah berjalan. Dan berharap ada peningkatan lebih lanjut, dan tahun depan dengan dukungan PRIME STeP–ADB, kami ingin melihat proses bisnis dan industrinya berjalan lebih kuat, serta mendorong perguruan tinggi lain untuk berprogres seperti STP IPB.

Selain itu, site visit tersebut menjadi wadah untuk melakukan diskusi teknis antara kementerian, BAPPENAS, ADB, dan pengelola STP IPB terkait penguatan tata kelola, pemanfaatan teknologi, serta pengembangan kapasitas SDM dalam mendukung keberlanjutan STP. Hasil kunjungan ini akan menjadi bagian penting dalam rekomendasi review mission ADB terhadap pelaksanaan PRIME STeP di Indonesia.

Kepala Lembaga Kawasan Sains dan Teknologi IPB, Erika Budiarti Laconi mengatakan kegiatan review mission bersama ADB dan PMU Kemdiktisaintek pada program PRIME STeP tahun 2025  sudah melakukan lebih dari 70% program yang telah terlaksana, dan berharap seluruh target dapat selesai pada Desember 2025.

"Melalui PRIME STeP, kami juga telah mendapatkan gedung inkubator bisnis halal serta fasilitas baru dalam memperkuat industri beverage, bakery, dan biskuit. Sesuai core business IPB University, kami berkomitmen mengaktualisasikan hasil riset invasi yang diproteksi Intelektual propertinya dan melakukan scale-up agar memberi dampak sosial dan ekonomi serta menjawab kebutuhan masyarakat melalui teknologi dan ilmu pengetahuan,"  ujar Erica.

Sementara Principal Education Specialist/Mission Leader ADB,Yumiko Yamakawa mengatakan pertama kali melihat Gedung Teaching Industry yang telah selesai direnovasi dan sangat puas dengan kualitas bangunannya. Yumiko juga mengucapkan selamat kepada tim IPB atas pencapaian dan kemajuan yang signifikan di kawasan riset dan inovasi, termasuk hadirnya startup dan inkubator yang menjanjikan.

"Kami berharap IPB tidak hanya mencapai target, tetapi dapat melampauinya, Science and Technology Park IPB berpotensi menjadi model nasional dan dapat menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain. Komitmen para profesor dan dosen terhadap riset dan inovasi sangat kuat, dan ekosistem yang dibangun telah mendukung lahirnya inovasi serta berharap universitas di luar maupun di dalam Jawa dapat belajar dan berkolaborasi dengan IPB University," tegas Yumiko.

Kemdiktisaintek berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kualitas implementasi proyek serta memperkuat kontribusi STP dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi. Selanjutnya, hasil evaluasi akan menjadi dasar perbaikan maupun penguatan program untuk tahun berjalan.

Humas

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

#DiktisaintekBerdampak

#Pentingsaintek

#Kampusberdampak

#Kampustransformatif



news

cms

/

5

Ulas Sekarang