Kemdiktisaintek Perkuat Budaya Kerja Harmonis, Produktif, dan Inklusif melalui Semangat “Satu Suara, Satu Rasa, Satu Kinerja”

Kabar

27 August 2025 | 05.31 WIB

Kemdiktisaintek Perkuat Budaya Kerja Harmonis, Produktif, dan Inklusif melalui Semangat “Satu Suara, Satu Rasa, Satu Kinerja”

Jakarta–Masih dalam semangat 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) berkomitmen menghadirkan tata kelola pemerintahan yang modern, inklusif, dan berdampak nyata bagi masyarakat, guna menyongsong cita-cita Indonesia Emas 2045. Sejalan dengan tujuan tersebut, Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, menggelar agenda “Sesjen Menyapa” dengan mengusung tema “Satu Suara, Satu Rasa, Satu Kinerja”, Selasa (26/8).

Pada kesempatan tersebut, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto turut menyerahkan apresiasi kepada pegawai di lingkungan Kemdiktisaintek yang menjuarai berbagai semarak rangkaian agenda HUT Ke-80 RI.

Sesjen Kemdiktisaintek, Togar Mangihut Simatupang menyebutkan kegiatan tersebut diorientasikan untuk membangun nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian, sehingga setiap aparatur di lingkungan Kemdiktisaintek dapat bergerak serentak dalam mewujudkan tata kelola yang adaptif dan inovatif.

“Kerja sama membuat semua lebih ringan, melalui kegiatan ini saya ingin bisa melihat refleksi dari kinerja kita, agar kita bisa berusaha untuk menjadi lebih baik. Kita ingin melihat kebersamaan, merasakan kebersamaan, menikmati, dan juga memahami konflik. Ada satu kekuatan yang mengatakan bahwa manusia yang bermanfaat adalah manusia yang bisa memberikan kebaikan kepada sesama. Itulah kekuatan yang sejati,” ujar Sesjen Togar.

Lebih lanjut Sesjen Togar menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi wadah penting bagi seluruh pimpinan dan staf di lingkungan Sekretariat Jenderal untuk menjalin komunikasi yang lebih erat, memperkuat kolaborasi, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi, riset, dan teknologi.

Arah kebijakan “Diktisaintek Berdampak” yang diusung Kemdiktisaintek untuk menghadirkan pendidikan tinggi, riset, dan inovasi yang terhubung erat dengan kebutuhan bangsa juga sejalan dengan agenda tersebut. Dengan memperkuat solidaritas internal, diharapkan program dan kebijakan yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas SDM aparatur di lingkungan Kemdiktisaintek.

Melalui komunikasi yang intensif dan semangat gotong royong, diharapkan lahir berbagai terobosan untuk mempercepat transformasi digital, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat daya saing pendidikan tinggi Indonesia di kancah global.

Membangun Budaya Kerja Harmonis dan Produktif

Sesjen Togar menegaskan bahwa membangun budaya kerja yang harmonis, produktif, dan inklusif merupakan kunci keberhasilan Kemdiktisaintek dalam menghadapi dinamika zaman. Lingkungan kerja yang kolaboratif dan profesional akan membawa manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan. Dengan fondasi tersebut, setiap kebijakan yang dihasilkan tidak hanya mampu menjawab tantangan masa kini, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kemajuan pendidikan tinggi, sains, dan teknologi di Indonesia.

Dengan semangat “Satu Suara, Satu Rasa, Satu Kinerja”, seluruh pegawai Kemdiktisaintek diharapkan makin inovatif dan kolaboratif, serta berkontribusi optimal dalam mewujudkan visi Indonesia Emas melalui pendidikan tinggi, sains, teknologi yang unggul.

Humas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

#DiktisaintekBerdampak #Pentingsaintek #Kampusberdampak #Kampustransformatif

/

5

Ulas Sekarang