Jakarta-Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menghadiri peringatan Nuzulul Quran yang digelar di Istana Negara. Peringatan ini dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto, Selasa (10/3).
Peringatan Nuzulul Quran tingkat kenegaraan tahun 1447 Hijriah/ 2026 Masehi ini dihadiri oleh 238 orang termasuk Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Fauzan serta jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan Ormas Islam, pejabat tinggi lembaga, Tokoh Agama, serta sejumlah anak yatim.
Dalam kesempatan acara yang bertema “Al-Qur'an, Amanah Ekologis, dan Jalan Perdamaian Dunia" ini, Kepala Negara menekankan bahwa momentum Nuzulul Quran harus menjadi landasan bagi para pemimpin untuk memegang amanah dengan jujur dan mengutamakan kesejahteraan rakyat.
“Tugas saya sebagai Presiden Republik Indonesia adalah untuk melindungi seluruh tumpah darah Indonesia, seluruh rakyat Indonesia, apapun sukunya, apapun rasnya, apapun agamanya harus dilindungi, harus dijaga, harus diurus, harus dirawat, harus dibina,” tegas Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo juga menekankan tekad pemerintah untuk membersihkan diri dari praktik korupsi.
Agenda kenegaraan ini juga menghadirkan cendekiawan muslim, M. Quraish Shihab untuk menyampaikan uraian hikmah Nuzulul Quran serta M. Zian Fahrezi sebagai Qori yang juga menjadi juara pertama Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional Al-Ameed ke-3 di Karbala, Irak pada 2026.
Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
#DiktisaintekBerdampak
#Pentingsaintek
#Kampusberdampak
#Kampustransformatif





