Pilmapres Nasional 2026 Resmi Dibuka, Tandai Komitmen Penguatan Talenta Mahasiswa yang Unggul dan Inklusif

Kabar

04 Agustus 2026 | 21.30 WIB

Pilmapres Nasional 2026 Resmi Dibuka, Tandai Komitmen Penguatan Talenta Mahasiswa yang Unggul dan Inklusif

Tangerang – Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi secara resmi membuka Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Tingkat Nasional Tahun 2026 pada Selasa, (4/8) di Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Tangerang, Banten. 


Kegiatan pembukaan dihadiri oleh jajaran Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, pimpinan Universitas Multimedia Nusantara selaku tuan rumah, pimpinan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI), dewan juri, dosen pendamping, serta para finalis Pilmapres Nasional 2026 dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.


Pilmapres merupakan salah satu program strategis Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan dalam membina talenta mahasiswa Indonesia yang memiliki keunggulan akademik maupun nonakademik. Melalui program ini, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kepemimpinan, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, inovasi, komunikasi, serta kontribusi nyata kepada masyarakat sebagai bekal menghadapi tantangan global.


Penyelenggaraan Pilmapres Nasional 2026 menghadirkan pembaruan penting dengan dibukanya kategori Mahasiswa Disabilitas Berprestasi. Kehadiran kategori tersebut melengkapi kategori Program Sarjana dan Program Diploma, sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang semakin inklusif, setara, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh mahasiswa Indonesia untuk berprestasi.


Pilmapres Nasional 2026 diikuti oleh 54 finalis yang berasal dari 31 perguruan tinggi di Indonesia. Para finalis terdiri atas 19 mahasiswa Program Sarjana, 19 mahasiswa Program Diploma, dan 16 mahasiswa Program Mahasiswa Disabilitas Berprestasi yang telah lolos melalui proses seleksi berjenjang mulai dari tingkat perguruan tinggi, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI), hingga Seleksi Awal Nasional yang diselenggarakan oleh Ditbelmawa. Keterlibatan 31 perguruan tinggi tersebut mencerminkan semakin luas dan meratanya ekosistem pembinaan talenta mahasiswa di berbagai daerah serta komitmen bersama dalam melahirkan mahasiswa berprestasi yang siap memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa.


Dalam sambutannya, Sukino, Koordinator Kemahasiswaan, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, menyampaikan bahwa Pilmapres merupakan salah satu instrumen penting dalam pembinaan talenta mahasiswa Indonesia. Menurutnya, ajang ini tidak hanya memilih mahasiswa terbaik, tetapi juga membangun karakter kepemimpinan, kreativitas, kemampuan berpikir inovatif, integritas, serta semangat untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.


"Pilmapres tahun ini menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya menghadirkan kategori Mahasiswa Disabilitas Berprestasi. Kami ingin memastikan bahwa setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang setara untuk menunjukkan potensi terbaiknya. Prestasi tidak dibatasi oleh kondisi, melainkan ditentukan oleh semangat, dedikasi, kreativitas, dan kontribusi yang diberikan kepada masyarakat. Melalui Pilmapres, kami berharap lahir pemimpin-pemimpin muda yang mampu membawa perubahan positif bagi Indonesia," ujar Sukino.


Sementara itu, Andrey Andoko, Rektor Universitas Multimedia Nusantara, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UMN sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pilmapres Nasional 2026. Menurutnya, menjadi tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus bentuk komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan talenta mahasiswa Indonesia.


 “Universitas Multimedia Nusantara bangga menjadi tuan rumah Pilmapres Nasional 2026. Kami berharap ajang ini tidak hanya melahirkan mahasiswa berprestasi, tetapi juga memperkuat kolaborasi, jejaring, dan semangat saling menginspirasi. Semoga pengalaman selama Pilmapres menjadi bekal bagi para finalis untuk terus berkarya dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” ujar Andrey Andoko.

Selama Pilmapres Nasional pada 4–8 Agustus 2026, para finalis akan mengikuti tahapan penilaian sesuai kategori masing-masing. Program Sarjana mencakup penilaian capaian unggulan, gagasan kreatif, presentasi, wawancara, dan kemampuan berbahasa Inggris. Program Diploma meliputi presentasi produk inovatif, capaian unggulan, serta kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris. Sementara itu, Program Mahasiswa Disabilitas Berprestasi dinilai melalui capaian unggulan, gagasan kreatif atau inovasi, presentasi, dan wawancara yang disesuaikan dengan karakteristik kompetisi. Melalui rangkaian tersebut, para finalis diharapkan mampu menunjukkan kepemimpinan, inovasi, kemampuan komunikasi, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

Selain menjadi ajang kompetisi, Pilmapres Nasional juga menjadi ruang pembelajaran, kolaborasi, dan penguatan jejaring antarmahasiswa terbaik dari berbagai daerah. Selama kegiatan, para finalis akan mengikuti agenda pengembangan diri, bertukar pengalaman, serta memperkuat kolaborasi lintas disiplin ilmu dan perguruan tinggi.


Sebagai tuan rumah, Universitas Multimedia Nusantara berkomitmen menghadirkan penyelenggaraan Pilmapres Nasional 2026 yang profesional, kondusif, dan inspiratif. Melalui sinergi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, LLDIKTI, perguruan tinggi, dosen pendamping, dewan juri, dan para pemangku kepentingan, ajang ini diharapkan melahirkan generasi muda yang adaptif, inovatif, berkarakter, dan berdaya saing global.


Melalui Pilmapres Nasional 2026, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan menegaskan komitmennya membangun ekosistem prestasi mahasiswa yang inklusif dan berkelanjutan. Kehadiran kategori Mahasiswa Disabilitas Berprestasi menegaskan bahwa setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi. Dengan semangat "Mahasiswa Indonesia Berkarakter, Berprestasi, dan Berdampak", Pilmapres Nasional 2026 diharapkan melahirkan pemimpin muda yang inovatif, berdaya saing global, dan mampu membawa perubahan bagi Indonesia.

/

5

Ulas Sekarang