PIMNAS 38 Resmi Ditutup: Unhas Pertahankan Piala Adikarta Kertawidya, 420 Karya Mahasiswa Persembahkan Inovasi Terbaik Bangsa

Kabar

28 November 2025 | 15.00 WIB

PIMNAS 38 Resmi Ditutup: Unhas Pertahankan Piala Adikarta Kertawidya, 420 Karya Mahasiswa Persembahkan Inovasi Terbaik Bangsa

Makassar — Puncak penyelenggaraan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38 tahun 2025 di Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi ditutup dengan penyerahan Piala Adikarta Kertawidya kepada Universitas Hasanuddin sebagai Juara Umum PIMNAS 38. Pengumuman tersebut disambut riuh tepuk tangan para delegasi yang memenuhi JK Arenatorium Unhas pada Kamis (27/11), menandai berakhirnya salah satu ajang ilmiah mahasiswa terbesar dan paling prestisius di Indonesia.


Tahun ini, PIMNAS 38 menghadirkan kompetisi dengan skala yang sangat kompetitif. Dari 33.093 proposal PKM 2025 yang diajukan oleh mahasiswa dari berbagai wilayah Indonesia, sebanyak 1.590 proposal berhasil didanai, dan 420 judul dipilih untuk bersaing sebagai finalis resmi PIMNAS. Selama beberapa hari, para peserta mengikuti rangkaian presentasi, sesi penjurian poster, gelar karya, hingga expo Side Fest, kuliah umum, dan agenda akademik lainnya yang mempertemukan ribuan mahasiswa dengan latar inovasi yang beragam.


Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Beny Bandanadjaja, menyampaikan apresiasi atas kualitas karya mahasiswa tahun ini. Menurutnya, capaian para finalis bukan hanya menunjukkan kemampuan akademik, tetapi juga ketangguhan, kreativitas, dan karakter ilmiah yang menjadi fondasi penting bagi masa depan bangsa.


“Para peserta telah menunjukkan bahwa inovasi bukan hanya hasil dari kecerdasan, tetapi juga buah dari komitmen dan kolaborasi. Semangat itu yang terus ingin kita rawat melalui PKM dan PIMNAS sebagai ekosistem pembibitan talenta terbaik Indonesia,” ujarnya.


Rektor Universitas Hasanuddin, Jamaluddin Jompa, menegaskan bahwa menjadi tuan rumah PIMNAS bukan sekadar kehormatan, tetapi juga kesempatan untuk menyaksikan langsung bagaimana ide, analisis, dan kepedulian sosial mahasiswa Indonesia berkembang menjadi solusi nyata.


“Kami bangga melihat ratusan inovasi dari seluruh Indonesia hadir dan saling menguatkan di kampus merah ini. Semoga pengalaman ini melahirkan kolaborasi baru yang berdampak bagi masyarakat,” ungkapnya.


Selain pengumuman juara umum, panitia PIMNAS 38 juga merilis daftar Top 5 Perguruan Tinggi Nasional berdasarkan akumulasi medali dari kategori presentasi dan poster. Daftar tersebut adalah:


1. Peringkat 1 – Universitas Hasanuddin

2. Peringkat 2 – Universitas Gadjah Mada

3. Peringkat 3 – Institut Pertanian Bogor

4. Peringkat 4 – Universitas Diponegoro

5. Peringkat 5 – Institut Teknologi Sepuluh Nopember


Pencapaian ini mencerminkan tingginya kompetisi antarperguruan tinggi dalam menghadirkan riset, teknologi, inovasi sosial, hingga gagasan kreatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.


Suasana haru dan kebanggaan mewarnai ruang penutupan ketika para delegasi, dosen pembimbing, dan panitia saling memberikan apresiasi atas kerja keras yang telah dilakukan. Para peserta tak hanya membawa pulang penghargaan, tetapi juga pengalaman kolaboratif, jejaring akademik, serta pembelajaran berharga dari proses penjurian yang intensif.


Sesuai SK Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, PIMNAS 38 tahun 2025 menetapkan pemenang dalam tiga kategori utama: Poster, Presentasi, dan Favorit, terdiri dari lebih dari 160 pemenang dari berbagai kluster Program Kreativitas Mahasiswa, antara lain PKM-RE, PKM-RSH, PKM-K, PKM-PM, PKM-PI, PKM-KC, PKM-GFT, PKM-GT, serta PKM-AI. Daftar lengkap para pemenang tercantum dalam lampiran resmi keputusan.


Dengan berakhirnya PIMNAS 38, Kemdiktisaintek kembali menegaskan pentingnya PKM dan PIMNAS sebagai ekosistem penguatan riset, inovasi, dan kepemimpinan akademik mahasiswa Indonesia. Kompetisi ini bukan hanya ruang adu gagasan, tetapi juga laboratorium besar tempat mahasiswa menguji keberanian intelektual mereka dalam memberi kontribusi nyata bagi bangsa.


Humas

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

#DiktisaintekBerdampak

#Pentingsaintek

#Kampusberdampak

#Kampustransformatif




news

cms

/

5

Ulas Sekarang