Jakarta-Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menegaskan bahwa penguatan sains dan teknologi, sinergi lintas sektor, serta kolaborasi internasional merupakan elemen penting dalam menghadapi disrupsi global yang semakin kompleks.
Hal tersebut disampaikan Mendiktisaintek saat menghadiri Contingency Workshop on Hormuz Disruption Response-Crisis Management and Needed Structural Transformation and Technology Innovations yang diselenggarakan oleh Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) di Kantor ERIA, Kamis (23/4).
Dalam forum tersebut, Menteri Brian menyoroti bahwa dunia saat ini menghadapi dinamika global yang penuh ketidakpastian dan berdampak langsung pada sektor perdagangan, impor, energi, serta rantai pasok. Dalam konteks tersebut, Indonesia dinilai memiliki posisi yang cukup kuat, namun tetap harus memperkuat kesiapan nasional agar mampu merespons perubahan global secara cepat, terukur, dan strategis.
Menurut Menteri Brian, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pemerintah saat ini memberikan perhatian besar pada penguatan kemandirian strategis nasional, terutama pada sektor-sektor yang masih rentan, termasuk energi.
Menteri Brian menegaskan bahwa tantangan global tidak cukup dijawab hanya dengan respons jangka pendek. Indonesia perlu membangun fondasi jangka panjang melalui penguasaan ilmu pengetahuan, inovasi teknologi, dan transformasi struktural yang mampu memperkuat daya tahan nasional.
“Kita tetap harus menghadapi situasi ini dan tentu saja, teknologi serta pengembangan ilmu pengetahuan akan menjadi fondasi yang sangat penting dalam pembangunan kita ke depan. Oleh karena itu, kami sangat senang ERIA terlibat aktif membantu melakukan berbagai diskusi,” ujar Menteri Brian.
Menteri Brian menambahkan, forum seperti ini penting bukan hanya untuk membahas respons terhadap krisis, tetapi juga untuk memperkuat kualitas analisis, memperluas perspektif lintas sektor, dan membangun langkah bersama yang lebih berkelanjutan.
Bagi Kemdiktisaintek, penguatan ekosistem sains dan teknologi menjadi bagian penting dalam upaya menjawab tantangan global. Perguruan tinggi, lembaga riset, pemerintah, dan dunia industri perlu terus diperkuat keterhubungannya agar riset dan inovasi dapat berkontribusi nyata dalam perumusan kebijakan maupun penyelesaian persoalan strategis bangsa.
Menteri Brian juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif ERIA dalam memfasilitasi ruang dialog yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan. Mendiktisaintek berharap forum ini dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat kolaborasi dan melahirkan tindak lanjut yang konkret.
Diskusi ini diharapkan berlanjut pada penguatan kerja sama, implementasi kebijakan yang lebih antisipatif, serta pengembangan inovasi yang berdampak nyata bagi ketahanan nasional dan transformasi ekonomi Indonesia.
Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
#DiktisaintekBerdampak
#Pentingsaintek
#Kampusberdampak
#Kampustransformatif






