Jakarta-Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menerima audiensi dari Bupati Rokan Hilir dan Komisi X DPR RI, terkait usulan pembangunan SekolahGaruda di Provinsi Riau, Rabu (28/1).
Kemdiktisaintek mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta Komisi X DPR RI terhadap pengembangan program Sekolah Garuda. Pemerintah menegaskan bahwa setiap usulan akan diproses secara cermat dan disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia sesuai arahan agar perencanaan dilakukan secara rinci dan berkelanjutan.
“Sangat senang sekali, Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo tentang Sekolah Garuda mendapat dukungan dari pemerintah daerah Rokan Hilir dan anggota komisi X DPR RI,” ujar Menteri Brian.
Lokasi yang diusulkan memiliki luas sekitar 161 hektar, dengan sebagian telah dimanfaatkan untuk fasilitas publik dan sisanya masih tersedia untuk pengembangan.
Fasilitas pendukung yang telah tersedia, seperti gedung pendidikan, asrama, sarana ibadah lintas agama, serta fasilitas olahraga, menjadi nilai tambah dalam mendukung pengembangan kawasan pendidikan terpadu.
Dari aspek aksesibilitas, lokasi usulan semakin strategis dengan dukungan jalan tol yang memangkas waktu tempuh perjalanan. Kondisi ini memperkuat prospek pengembangan kawasan pendidikan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Dalam pertemuan tersebut ditegaskan bahwa program Sekolah Garuda, dirancang sebagai kebijakan jangka panjang yang berkelanjutan. Pemerintah menegaskan penentuan lokasi Sekolah Garuda mengedepankan prinsip pemerataan, dengan prioritas di luar Pulau Jawa. Dalam konteks ini, Provinsi Riau dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi lokasi pengembangan Sekolah Garuda ke depan.
Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
#DiktisaintekBerdampak
#Pentingsaintek
#Kampusberdampak
#Kampustransformatif





