Kemdiktisaintek dan BPS Perkuat Integrasi Data untuk Akses Pendidikan Tinggi yang Tepat Sasaran

Kabar

16 Juni 2026 | 11.00 WIB

Kemdiktisaintek dan BPS Perkuat Integrasi Data untuk Akses Pendidikan Tinggi yang Tepat Sasaran

Jakarta—Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperkuat sinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam pemanfaatan dan integrasi data guna mendukung perluasan akses pendidikan tinggi yang lebih tepat sasaran. Hal ini dibahas dalam pertemuan antara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto dengan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, Selasa (16/6).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis, antara lain sinkronisasi data pendidikan tinggi dengan data sosial ekonomi nasional, pemanfaatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), serta penguatan basis data untuk mendukung berbagai program perluasan akses pendidikan tinggi.

Mendiktisaintek menegaskan bahwa data yang akurat dan terintegrasi menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pendidikan tinggi yang inklusif dan berdampak. Melalui kolaborasi yang semakin kuat dengan BPS, pemerintah berharap berbagai program bantuan pendidikan dapat menjangkau kelompok sasaran secara lebih tepat dan efektif.

"Peningkatan akses pendidikan tinggi memerlukan dukungan data yang kuat. Melalui kolaborasi dengan BPS, kami ingin memastikan setiap kebijakan yang disusun benar-benar berbasis kebutuhan masyarakat dan kondisi di lapangan,” ujar Menteri Brian.

Selain membahas pemanfaatan DTSEN dalam proses verifikasi calon penerima bantuan pendidikan, kedua pihak juga mendiskusikan penyelarasan data Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi (PT). Sinkronisasi ini dinilai penting untuk menghasilkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPS menyampaikan komitmen untuk terus mendukung kebutuhan data sektoral pendidikan melalui penyediaan data statistik yang berkualitas, mutakhir, dan dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan kebijakan publik.

Pihak Kemdiktisaintek memaparkan berbagai kebutuhan data yang berkaitan dengan penyaluran bantuan pendidikan tinggi, dan upaya peningkatan partisipasi pendidikan tinggi nasional. Penguatan data diharapkan dapat mendukung proses verifikasi, dan validasi yang lebih akurat dalam berbagai program pembiayaan pendidikan.

Melalui kolaborasi ini, Kemdiktisaintek menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola berbasis data dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Langkah tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan pendidikan tinggi yang inklusif, adaptif, dan berdampak, sekaligus memastikan setiap kebijakan yang diambil mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Humas

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi


#DiktisaintekBerdampak

#Pentingsaintek

#Kampusberdampak


/

5

Ulas Sekarang