Peran Universitas sebagai Pusat Riset dan Pemikiran

Kabar

25 October 2025 | 09.11 WIB

Peran Universitas sebagai Pusat Riset dan Pemikiran

Depok-Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto tegaskan pentingnya kolaborasi dan inovasi dalam tata kelola perguruan tinggi, menuju kampus berkelas dunia.

Hal ini disampaikan Menteri Brian saat menghadiri Forum Rapat Rektor Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH) di Universitas Indonesia, Jumat (24/10).

“Presiden Republik Indonesia (RI) mendorong agar perguruan tinggi kita bisa masuk ke jajaran Top 100 QS World University Rankings. Untuk itu, diperlukan strategi bersama dan sinergi yang kuat antar-kampus. Bila riset, publikasi, hingga inovasi dilakukan secara kolaboratif, hasilnya akan jauh lebih kuat dan berdampak,” ujar Menteri Brian.

Presiden RI juga menekankan pentingnya peran universitas sebagai pusat riset dan pemikiran (think tank) bangsa, yang secara aktif berkontribusi dalam merumuskan solusi terhadap berbagai tantangan nasional, termasuk di bidang industri dan ekonomi.

Dalam konteks ini, perguruan tinggi diharapkan mampu memperkuat kolaborasi riset yang berorientasi pada pemecahan masalah nyata di masyarakat.

Rapat ini menjadi wadah pertukaran gagasan antara pimpinan perguruan tinggi dalam memperkuat otonomi kampus, tata kelola yang adaptif, serta peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Kolaborasi Riset Lintas Kampus

Menteri Brian mendorong perguruan tinggi untuk membangun aliansi strategis lintas kampus, baik dalam riset maupun pengembangan inovasi, agar tercipta ekosistem akademik yang kompetitif dan berdaya saing global.

Mendiktisaintek menambahkan, otonomi yang dimiliki PTN BH menjadi peluang besar untuk mengembangkan model pendanaan yang berkelanjutan melalui kemitraan dengan industri, hilirisasi hasil penelitian, serta eksplorasi sumber pendapatan non-Uang Kuliah Tunggal (UKT). Upaya ini dinilai penting untuk memperkuat kapasitas inovasi dan kemandirian kampus.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) juga tengah mendorong penguatan kerja sama riset dengan diaspora Indonesia yang berkiprah di berbagai negara, terutama dalam bidang publikasi ilmiah dan pembimbingan penelitian. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan riset nasional dapat berkembang lebih cepat dan mampu berkontribusi pada reputasi akademik global.

“Kita ingin perguruan tinggi semakin mudah berkolaborasi dan merasakan manfaat nyata dari kebijakan otonomi yang diberikan,” pungkas Menteri Brian.

Kemdiktisaintek terus mendukung terciptanya ekosistem pendidikan tinggi yang dinamis dan kolaboratif, termasuk dengan memperkuat dukungan terhadap kelancaran kerja sama riset, mobilitas akademik, serta penerimaan mahasiswa internasional. Upaya ini diharapkan dapat memperluas kontribusi perguruan tinggi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan pembangunan bangsa.

Humas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

#DiktisaintekBerdampak #Pentingsaintek #Kampusberdampak #Kampustransformatif

/

5

Ulas Sekarang